Pemprov Sulteng Bakal Uji Coba WFA ASN Setiap Jumat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) berencana menguji coba sistem kerja work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat.
Kebijakan ini disiapkan sebagai bagian dari strategi efisiensi anggaran sekaligus upaya menjaga produktivitas pegawai.
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid mengatakan kebijakan tersebut akan segera diterapkan setelah melalui tahap uji coba di lingkungan pemerintah provinsi.
WFA Dikaitkan dengan Program Berani Jumat Berkah
Anwar Hafid menjelaskan bahwa skema kerja fleksibel itu akan diselaraskan dengan program “Berani Jumat Berkah” yang lebih dulu berjalan di kantor gubernur.
Menurutnya, ASN Muslim yang telah mengikuti kegiatan keagamaan dalam program tersebut dapat melanjutkan tugas secara WFA, selama tidak ada pekerjaan mendesak yang harus diselesaikan langsung di kantor.
Ketentuan serupa juga berlaku bagi ASN non-Muslim. Setelah mengikuti kegiatan rohani yang dipusatkan di kompleks kantor gubernur, mereka diperbolehkan bekerja dari lokasi lain sesuai mekanisme WFA.
“Syaratnya, mau datang subuh,” kata Anwar Hafid, Senin (30/3/2026), dikutip dari Antara.
Hitung Potensi Penghematan Listrik dan BBM
Gubernur menegaskan, penerapan WFA tidak hanya bertujuan memberikan fleksibilitas kerja, tetapi juga untuk mengukur potensi penghematan belanja operasional pemerintah daerah.
“Kita mau hitung berapa anggaran yang bisa diefisiensi,” ujarnya.
Efisiensi yang dimaksud mencakup pengurangan penggunaan listrik di kantor serta penurunan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) kendaraan dinas akibat berkurangnya aktivitas perjalanan pegawai ke kantor setiap Jumat.
Kondisi Fiskal Masih Aman Terjaga
Anwar Hafid juga menyinggung kondisi fiskal daerah di tengah kebijakan pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.
Meski demikian, Pemprov Sulteng dinilai masih mampu menjaga stabilitas pelayanan publik dan keberlanjutan program pembangunan.
Ia mencontohkan, pemerintah daerah tetap dapat memenuhi kewajiban pembayaran gaji bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk PPPK paruh waktu dan tenaga honorer, secara tepat waktu. Situasi ini berbeda dengan sejumlah daerah lain yang menghadapi keterbatasan anggaran.
ASN Diminta Tetap Solid dan Maksimalkan Kinerja
Di tengah rencana penerapan WFA dan tekanan fiskal, gubernur mengingatkan seluruh pegawai untuk tetap bekerja optimal dan menjaga kekompakan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kalau kita kompak, mencurahkan semua pikiran dan tenaga kita, saya yakin Sulawesi Tengah akan maju,” pungkas Anwar Hafid.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang