Sering Muncul Jerawat di Alis? Kenali Penyebab dan Cara Menanganinya

Sering Muncul Jerawat di Alis? Kenali Penyebab dan Cara Menanganinya, Efek samping prosedur kecantikan dan produk makeup, Kebersihan peralatan makeup yang terabaikan, Optimalkan pembersihan dengan teknik double cleansing, Hindari mencabut alis mandiri dan pilih produk yang tepat

Jerawat pada area alis merupakan kondisi peradangan yang dipicu oleh penumpukan sisa makeup, debu, kotoran, bakteri, atau minyak berlebih, yang menyumbat pori-pori atau folikel rambut.

Menariknya, masalah kulit ini dapat menimpa siapa saja, termasuk mereka yang pada dasarnya jarang mengalami keluhan jerawat di bagian wajah lainnya.

"Jerawat di alis dapat terjadi ketika folikel rambut mengalami iritasi," jelas dokter spesialis kulit Soma Sarkar, dilansir dari Vogue India, Kamis (19/3/2026).

Pemicu munculnya jerawat di area alis

Efek samping prosedur kecantikan dan produk makeup

Mekanisme pembentukan bintik meradang pada bagian atas mata ini pada dasarnya sama persis dengan kemunculan jerawat di sekujur wajah maupun anggota tubuh lainnya.

Sering Muncul Jerawat di Alis? Kenali Penyebab dan Cara Menanganinya, Efek samping prosedur kecantikan dan produk makeup, Kebersihan peralatan makeup yang terabaikan, Optimalkan pembersihan dengan teknik double cleansing, Hindari mencabut alis mandiri dan pilih produk yang tepat

Ilustrasi produk makeup (dandanan).

Ketika pori-pori tertutup rapat oleh berbagai penumpukan zat asing pengundang kuman, benjolan bernanah akan otomatis terbentuk pada permukaan kulit.

Namun, selain faktor alami tubuh, dr. Sarkar mengatakan bahwa prosedur kecantikan seperti threading alis juga bisa menyebabkan kemunculan jerawat. Kondisi seperti dermatitis seboroik pun bisa menjadi penyebabnya.

"Bahkan jika kamu menggunakan pensil alis yang berbahan dasar krim sangat tebal untuk mewarnai alis, atau gel apa pun untuk sekadar mengatur alis, itu dapat menyebabkan munculnya jerawat," ungkap dia.

Kebersihan peralatan makeup yang terabaikan

Selain faktor produk yang digunakan, kebersihan alat pendukung pun memegang peranan penting. Penata alis di The White Door India, Arti Bagga, melihat adanya kebiasaan buruk di kalangan pencinta makeup, yakni mengabaikan jadwal pencucian peralatan makeup.

Menurutnya, mengaplikasikan makeup menggunakan kuas yang kotor, ditambah dengan pemakaian produk kecantikan dengan bahan kimia pemicu iritasi, sering berujung pada timbulnya bintik jerawat.

Langkah tepat menangani dan mencegah jerawat alis

Optimalkan pembersihan dengan teknik double cleansing

Sering Muncul Jerawat di Alis? Kenali Penyebab dan Cara Menanganinya, Efek samping prosedur kecantikan dan produk makeup, Kebersihan peralatan makeup yang terabaikan, Optimalkan pembersihan dengan teknik double cleansing, Hindari mencabut alis mandiri dan pilih produk yang tepat

Ilustrasi cuci muka

Menjaga tingkat kebersihan semaksimal mungkin merupakan langkah yang tepat untuk merawat area alis.

Double cleansing atau pembersihan ganda sangat dianjurkan apabila kamu rutin memakai makeup maupun tabir surya setiap harinya.

Menurut dr. Sarkar, langkah ini untuk memastikan tidak ada residu kotoran atau makeup yang tertinggal. Ia menegaskan pentingnya memakai micellar water sebagai usapan awal, disusul dengan sabun pencuci muka.

Lebih lanjut, Bagga menyarankan pemakaian kapas yang telah direndam cairan micellar water untuk menghapus tuntas seluruh sisa makeup pada helaian alis.

"Kamu juga bisa menggunakan minyak pilihanmu, baik itu minyak kelapa, jarak, atau almon, untuk membersihkan alis. Minyak sangat bagus untuk riasan yang membandel atau kedap air," ucap dia.

Hindari mencabut alis mandiri dan pilih produk yang tepat

Sering Muncul Jerawat di Alis? Kenali Penyebab dan Cara Menanganinya, Efek samping prosedur kecantikan dan produk makeup, Kebersihan peralatan makeup yang terabaikan, Optimalkan pembersihan dengan teknik double cleansing, Hindari mencabut alis mandiri dan pilih produk yang tepat

Ilustrasi menyisir alis. Tren alis 2025 memberi kebebasan berekspresi, dengan gaya yang lebih natural, fleksibel, dan ramah bagi kesehatan alis.

Tak hanya soal pembersihan, caramu merapikan alis pun perlu diperhatikan. Merapikan bentuk alis secara rutin di klinik profesional jauh lebih disarankan demi menghindari potensi iritasi.

Tindakan mencabut bulu secara mandiri justru sangat berisiko melukai permukaan kulit dan memicu titik peradangan baru pembawa jerawat.

Jika jerawat telanjur muncul, segera tangani menggunakan gel penyembuh yang mengandung salicylic acid maupun benzoyl peroxide. Bahan-bahan ini ampuh menenangkan kulit kemerahan sekaligus membunuh koloni bakteri.

Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, kehati-hatian dalam memilih produk harian juga memegang peranan penting. Salah satunya adalah tidak menggunakan lilin atau gel yang sangat kental untuk merapikan alis.

"Saat ini, saya melihat tempelan yang bisa mewarnai alis. Ini dapat dibiarkan selama dua hingga tiga hari tanpa dibilas. Terkadang, saat mengelupas masker atau bantalan gel tersebut, kamu mungkin melukai alis dan mencabut rambut dari area tersebut (menyebabkan iritasi dan memunculkan jerawat)," kata dr. Sarkar.

Untuk alternatif yang lebih aman, Bagga lebih merekomendasikan riasan alis bertekstur bubuk dibandingkan pensil konvensional. Sebab, racikannya lebih bersahabat saat bergesekan dengan kulit.

Ia juga memperingatkan agar tidak berlebihan dalam memoleskan gel pengatur alis. Pemakaian produk secara sembarangan hanya akan membuat helaian alis menjadi sangat kaku, sehingga membutuhkan tenaga ekstra ketika harus dibersihkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang