KGPH Hangabehi Enggan Tanggapi Soal Babadan Baru Keraton Bentukan Gusti Purboyo: Fokus Ibadah Saja
Polemik dua raja Keraton Kasunanan Surakarta masih berlangsung antara Pakubuwono XIV Hangabehi dan Pakubuwono XIV Purbaya.
Empat hari setelah upacara kenaikan tahta, Gusti Purbaya atau KGPAA Hamangkunegoro langsung mengumumkan susunan bebadan baru Keraton Surakarta pada Rabu (19/11/2025).
Hal ini juga menimbulkan pertanyaan terkait respon dari KGPH Hangabehi terkait adanya bebadan baru tersebut.
KGPH Hangabehi Belum Siapkan Langkah Lanjutan
Menanggapi pengumuman bebadan baru, KGPH Hangabehi menegaskan tidak ingin memberikan komentar.
“Belum ingin berkomentar (mengenai bebadan). Fokus ibadah saja,” ujar Gusti Hangabehi usai salat Jumat di Masjid Agung Keraton Solo, Jumat (21/11/2025).
Ia menyebut belum menyiapkan langkah lanjutan, termasuk terkait rencana jumenengan atau upacara kenaikan tahta.
“Belum (ada langkah berikutnya). Saya juga belum tahu (jumenengan). Pokoknya ini masih dalam rangka 40 hari berkabung melaksanakan ibadah mendoakan beliau supaya diluaskan kuburnya, diampuni segala dosa-dosanya. Itu saja. Sementara hanya itu yang saya lakukan,” tuturnya.
Gusti Purbaya Umumkan Bebadan Baru
Sementara itu, Pakubuwono XIV Purbaya membentuk bebadan baru yang diisi kerabat pendukung kepemimpinannya.
Pihak yang tidak mengakui pengangkatannya tidak dilibatkan dalam bebadan baru.
“Ya setiap generasi pasti punya waktunya, punya kesempatannya masing-masing,” jelas Purbaya.
Susunan Bebadan Baru Keraton Surakarta
Susunan Pangageng
Beberapa tokoh yang ditunjuk sebagai Pangageng antara lain:
- GKR Panembahan Timoer Rumbai Kusuma Dewayani sebagai Pangageng Sasana Wilapa
- KGPHA Panembahan Dipokusumo memegang peran sebagai Pangageng Parentah Karaton
- GKR Alit menjabat Pangageng Keputren
- KGPH Panembahan Benowo menjadi Pangageng Kasentanan
- GKR Devi Lelyana Dewi ditunjuk sebagai Pangageng Kebudayaan dan Pariwisata
- KRAy Febri Dipokusumo bertugas sebagai Pangageng Kahartaan
Susunan Pangarsa
Di posisi Pangarsa yang mengampu administrasi budaya, yaitu:
- KPH Kusumo Hadiwinoto sebagai Pangarsa Yogisworo
- GKR Dewi Ratih Widyasari sebagai Pangarsa Pasiten
- BRM Yudhistira Rachmat Saputra sebagai Pangarsa Mandra Budhaya
- KRA Citro Adiningrat dipercaya memimpin Sasanaprabu, Katipraja, dan Kartipura
Jabatan Lain di Keraton
Selain susunan Pangageng dan Pangarsa, ada juga jabatan lain meliputi:
- KPAA Sugeng Nugroho Dwijonagoro sebagai Sekretaris Pribadi Raja
- KPA Singonagoro ditetapkan sebagai Juru Bicara resmi Sinuwun Pakubuwono XIV
Lembaga Hukum Raja
Bidang hukum ditempatkan dalam satu lembaga khusus yang diampu oleh:
- KP Dr. Teguh Satya Bhakti, SH., MH.
- KP Dr. (c) Sionit T. Martin Gea, SH., MH.
Penegasan Terkait Bebadan Lama
Pangageng Sasanå Wilapa, GKR Panembahan Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, menegaskan bahwa Pakubuwono XIV tidak menggunakan struktur era Pakubuwono XIII.
“Tentu tidak (menggunakan bebadan lama). Karena setiap kepemimpinan baru bergantinya seorang raja mereka akan melantik kelembagaan atau bebadan yang baru sesuai dengan keputusan raja atau pandangan raja apakah beliau mampu memegang kepemimpinan di keraton,” jelasnya, Sabtu (15/11/2025).
Upaya Komunikasi Belum Membuahkan Hasil
GKR Timoer menyampaikan bahwa pihaknya sudah mencoba menjalin komunikasi dengan kerabat yang menolak kepemimpinan Purbaya.
Namun upaya itu belum menghasilkan kesepahaman.
“Kalau tidak mau kita ajak baik kita tinggalkan. Kalau kita menengok ke belakang terus tidak akan maju-maju seperti masanya PB XIII,” tegasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul "Purbaya Langsung Susun Bebadan Baru Keraton Solo, Hangabehi Ogah Komentar : Fokus Ibadah".
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.