Kenegarawanan Megawati Banyak Diungkap dalam Acara Nuzulul Quran Bamusi PDIP

Nuzulul Qur'an PP Bamusi
Nuzulul Qur'an PP Bamusi

 Ketua Dewan Penasihat PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) MPR RI, Ahmad Basarah, mengungkapkan besarnya kecintaan Megawati Soekarnoputri terhadap bangsa Indonesia dalam acara Nuzulul Quran yang diselenggarakan oleh PP Bamusi, Sabtu, 7 Maret 2026 malam.  

‘’Kecintaan pada bangsa itu terlihat usai dianugerahi gelar doktor honoris causa di Riyadh, Ibu Megawati Soekarnoputri mewujudkan rasa syukurnya dengan berziarah ke makam Rasulullah SAW di Madinah dan umrah di Makkah, lalu di depan Kabah Ibu Mega mendoakan keutuhan dan perdamaian bangsa Indonesia,’ jelas Ahmad Basarah dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu, 8 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri itu menyambut baik prakarsa PP Bamusi, yang menggelar peringatan Nuzulul Quran berbarengan dengan acara tasyakuran penganugerahan gelar doktor honoris causa untuk Megawati Soekarnoputri dari  Princess Nourah Bint Abdulrahman University, Kerajaan Arab Saudi (KSA), pada 9 Februari 2026, serta tasyakuran atas pelaksanaan ibadah umrah Ketua Umum PDI Perjuangan beserta dua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.

‘’Panitia mencatat tiga poin penting untuk acara malam ini, saya menambahkan poin keempat yang harus diungkapkan, yakni penghormatan dunia internasional kepada Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden Kelima Republik Indonesia. Sebelum tiba di Arab Saudi, Ibu Megawati sebagai tokoh dunia juga diundang oleh panitia Zayed Award for Human Fraternity 2026 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), untuk menyampaikan pidato tentang tentang Pancasila, Trisakti, dan kepemimpinan perempuan dalam perdamaian dunia,’’ tandas Ahmad Basarah. 

Dalam kunjungannya ke Abu Dhabi, lanjut Ahmad Basarah yang menemani Megawati selama berada di UEA dan KSA, Megawati juga bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan. Keduanya membahas tindak lanjut kerja sama tahun 2025 terkait riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan teknologi penyulingan air untuk mengatasi krisis iklim.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PP Bamusi periode 2020 – 2025, Nasyirul Falah Amru, menyatakan organisasi sayap PDI Perjuangan yang dipimpinnya mencermati sejak awal aktivitas internasional Megawati Soekarnoputri baik di UEA maupun di KSA.

Nuzulul Quran PP Bamusi

‘’Semua pengurus Bamusi baik di pusat maupun di daerah menangkap dengan baik semua pesan moral dan pesan kenegarawan yang disampaikan Ibu Megawati dari Uni Emirat Arab dan Arab Saudi. Doa Ibu Mega saat tawaf agar bangsa Indonesia terus bersatu, rukun, Makmur dan sejahtera kami aminkan bersama,’’ kata anggota DPR RI yang akrab dipanggil Gus Falah ini, dalam sambutannya di acara Nuzulul Quran itu. 

Ketua LazizNU PBNU, Habib Ali Hasan Bahar, yang hadir sebagai penceramah, mengungkapkan Proklamator Republik Indonesia Ir. Soekarno sangat populer di Maroko. Dalam sebuah halaqah ilmiah di Maroko, yang dihadiri banyak professor, ia dihampiri satu professor berusia 60 tahun ke atas. "Anda dari Indonesia? Bersyukurlah negeri Anda punya Ir. Soekarno. Kami dari kecil sudah mengenal pemikiran beliau,’’ kenang Habib Ali Hasan Bahar. 

Dosen Sastra Arab UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menjelaskan, sejak mendengar pengakuan professor itu, ia jadi sangat tertarik mengenali Bung Karno dan membaca pikiran-pikiran sang proklamator. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‘’Jika orang luar sangat menaruh hormat pada Bung Karno, mengapa kita tidak?’’ tandasnya.

Hadir dalam acara Nuzulul Quran dan tasyakuran ini Sekretaris Dewan Penasihat PP Bamusi Abdullah Azwar Anas serta anggota dewan pembina PP Bamusi, Daryatmo serta beberapa anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.