KA Logawa Kini Punya Kelas Eksekutif Rute Purwokerto-Ketapang
Perjalanan Kereta Api (KA) Logawa kini dilengkapi dengan kelas eksekutif khusus relasi Purwokerto-Ketapang (PP) mulai 6 Maret 2026.
Sebelumnya, KA Logawa beroperasi menggunakan rangkaian delapan kereta ekonomi premium. Kini, komposisi rangkaian terdiri dari dua kereta kelas eksekutif Stainless Steel Generasi 1 dan enam kereta ekonomi premium Stainless Steel, sehingga pelanggan memiliki lebih banyak pilihan kelas layanan sesuai kebutuhan perjalanan.
“Penambahan layanan kelas eksekutif pada KA Logawa ini diharapkan dapat memberikan alternatif bagi pelanggan yang menginginkan kenyamanan lebih selama perjalanan,” kata Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Kamis (5/3/2026).
Kereta eksekutif Stainless Steel Generasi 1 memiliki kapasitas 50 tempat duduk dengan berbagai fasilitas unggulan meliputi revolving seat, reclining seat, meja lipat, sandaran kaki, legroom yang lebih luas, colokan listrik, dan kursi ergonomis yang dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman.
Perjalanan Purwokerto-Ketapang, KA Logawa berangkat dari Stasiun Purwokerto pukul 06.45 WIB dan tiba di Stasiun Ketapang pukul 21.20 WIB.
Sementara perjalanan Ketapang-Purwokerto berangkat dari Stasiun Ketapang pukul 06.15 WIB dan tiba di Stasiun Purwokerto pukul 20.20 WIB.
“Dengan hadirnya layanan kelas eksekutif tersebut, perjalanan KA Logawa relasi Purwokerto-Ketapang menjadi semakin fleksibel karena pelanggan dapat memilih kelas layanan yang paling sesuai, baik kelas eksekutif maupun ekonomi premium,” ujar Anne.
Selain rute Purwokerto dan Ketapang, KA Logawa melayani berbagai stasiun di jalur selatan hingga timur Pulau Jawa, di antaranya Kroya, Kebumen, Kutoarjo, Lempuyangan, Klaten, Purwosari, Sragen, Ngawi, Madiun, Nganjuk, Jombang, Mojokerto, Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, serta Jember.
“KAI berharap peningkatan layanan ini dapat memberikan pengalaman perjalanan kereta api yang semakin nyaman sekaligus mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi massal yang aman, efisien, dan ramah lingkungan,” tutup Anne.
Ketersediaan tiket mudik kereta Lebaran 2026
Lebih lanjut, penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 masih tersisa untuk sejumlah tanggal keberangkatan.
Hingga 5 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 2,1 juta tiket atau sekitar 48,2 persen dari total 4,4 juta tempat duduk yang disediakan.
Berdasarkan data, tingkat penjualan tiket pada sejumlah tanggal masih relatif tersedia, di antaranya 11 Maret 2026 (H-10) sebesar 27,3 persen, 12 Maret 2026 (H-9) sebesar 39,5 persen, 30 Maret 2026 (H+8) sebesar 32,3 persen, 31 Maret 2026 (H+9) sebesar 21,5 persen, serta 1 April 2026 (H+10) sebesar 14,3 persen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang