Diam-diam CFMoto Kunci Kontrak Sampai 2031, Usai Juara Dunia Kini Bidik Naik Kelas ke MotoGP

CFMoto Kunci Kontrak Sampai 2031, Kini Bidik Naik Kelas ke MotoGP
CFMoto Kunci Kontrak Sampai 2031, Kini Bidik Naik Kelas ke MotoGP

Pabrikan motor asal China, CFMoto, semakin menunjukkan ambisi besarnya di pentas balap dunia. Tak lagi sekadar menempelkan logo sebagai sponsor, mereka kini mengunci masa depan jangka panjang di paddock lewat perpanjangan kerja sama strategis bersama tim Aspar.

CFMoto resmi memperpanjang kemitraan dengan tim milik legenda balap Spanyol Jorge Martinez Aspar hingga lima tahun ke depan. Artinya, kolaborasi ini akan terus berjalan setidaknya sampai akhir musim 2031, sekaligus menyambut era baru Moto3 yang akan menggunakan regulasi single spec.

Langkah tersebut menegaskan satu hal, CFMoto datang bukan untuk coba-coba. Sejak pertama kali bergabung pada musim 2024, hasilnya langsung terasa. Motor berlabel CFMoto di kelas Moto3 yang berbasis KTM, serta dukungan branding di Moto2, sukses membawa Aspar tampil konsisten di barisan depan.

Musim debut bahkan berujung manis. Pembalap muda David Alonso tampil dominan dan mengunci gelar juara dunia Moto3, sekaligus menjadi titel dunia pertama sepanjang sejarah CFMoto di ajang Grand Prix.

Tak berhenti di situ, dalam dua musim terakhir nama CFMoto tercatat sudah terlibat dalam 21 kemenangan di Moto3 dan Moto2. Selain Alonso, kontribusi datang dari Maximo Quiles, Dani Holgado, hingga Jake Dixon.

Regenerasi pembalap pun berjalan mulus. Quiles sukses merebut status rookie terbaik di Moto3, sementara Holgado menjadi pendatang baru paling menonjol di Moto2.

Bos tim Aspar, Jorge Martinez, menyebut kerja sama ini memberi dampak besar bagi kedua pihak dan membuka banyak peluang pengembangan proyek bersama.

“Setelah dua musim pertama bersama CFMoto, kami sangat menantikan untuk terus bekerja sama dalam semua proyek yang kami miliki bersama,” ujar Martinez dilansir Crash.net.

Ia juga menegaskan timnya bangga karena mampu membantu CFMoto meraih kemenangan dan gelar juara dunia pertama mereka. Musim lalu, Aspar memenangi balapan lewat tiga pembalap berbeda serta menyapu dua gelar rookie. Martinez optimistis musim-musim berikutnya akan menghadirkan lebih banyak momen positif dan menilai kemitraan ini baru permulaan dari perjalanan panjang kedua belah pihak.

Dari kubu CFMoto, hubungan tersebut bahkan disebut sudah seperti keluarga. Perwakilan CFMoto, Su Zhen, mengatakan kedekatan tim membuat kolaborasi berjalan solid, baik di dalam maupun di luar lintasan.

“Setelah dua tahun bekerja bersama, kami membangun hubungan yang terasa seperti keluarga,” kata Su.

Ia menambahkan bahwa kedua pihak terus bergerak ke arah yang sama, tidak hanya di kejuaraan dunia tetapi juga melalui proyek lain seperti pelatihan pembalap muda China dan pengembangan motor baru. Menurutnya, kemitraan ini sejauh ini sangat sukses dan ia antusias menatap masa depan bersama Aspar.

Menariknya, ambisi CFMoto belum berhenti di Moto2 dan Moto3. Martinez sebelumnya sempat mengungkap bahwa pabrikan tersebut membuka peluang untuk memperluas kehadiran hingga membentuk tim MotoGP sendiri.

Meski begitu, rencana naik ke kelas premier itu dipastikan belum akan terealisasi pada 2027. Jika langkah tersebut benar-benar terjadi, CFMoto berpotensi menjadi kekuatan baru dari Asia yang siap menantang dominasi pabrikan Jepang dan Eropa di kelas utama.