Saat Legenda Barcelona Frank de Boer Merasa Sangat Diterima di Indonesia...
Legenda Barcelona, Frank de Boer, merasakan betul keramahan Indonesia. Sebagai orang Belanda, ia merasa diterima ketika menginjakkan kaki di Jakarta.
Frank de Boer berada di Indonesia pada Sabtu (14/2/2026). Ia datang untuk memeriahkan rangkaian acara BRI Barca Week yang digelar di Mall Kota Kasablanka, Sabtu (14/2/2026).
"Luar biasa. Orang-orangnya sangat ramah di sini," ujar Frank de Boer dalam sesi doorstop singkat bersama jurnalis, termasuk KOMPAS.com.
"Sambutannya fantastis, orang-orangnya baik," kata Frank de Boer yang membela panji Barcelona pada kurun 1999 hingga 2023.
Frank de Boer menyatakan bahwa inilah kali pertama dirinya mengunjungi Indonesia.
Walau begitu, sejatinya, ia pernah mendaratkan kaki di Indonesia bersama rombongan Ajax pada 2014 silam.
Frank de Boer Merasa Punya Ikatan dengan Indonesia
Kala itu, Frank de Boer masih bekerja sebagai peracik taktik Ajax, dan memimpin tim beralias De Godenzonen (Sang Anak Dewa) beruji coba melawan Persija Jakarta dan Persib Bandung.
legenda Barcelona, Frank de Boer memberikan tanda tangan kepada seorang penggemar yang hadir dalam peluncuran kartu debit BRI edisi spesial Barcelona di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Bagi De Boer, kunjungan ke Indonesia terasa spesial bagi dirinya. Apalagi, ia berstatus sebagai warga negara Belanda yang punya kedekatan tersendiri dengan Indonesia.
"Tentu sebagai orang Belanda, warisan yang kami punya di sini di Indonesia begitu banyak," ujar pria yang membantu Barcelona menjuarai Liga Spanyol 2008-2009 tersebut.
Frank de Boer pun antusias untuk lebih mendalami Ibu Kota Indonesia, Jakarta.
Siap Telusuri Jakarta
"Besok saya akan berkeliling pergi ke kota. Saya merasa sangat diterima di sini," ucap saudara kembar Ronald de Boer ini.
Dalam agendanya di Jakarta, Frank de Boer ambil bagian dalam momen peluncuran kartu debit edisi khusus Barcelona yang masuk rangkaian acara BRI Barca Week.
Dalam kesempatan ini, Frank de Boer menyapa para penggemar Barcelona di Jakarta. Ia juga dengan sabar meladeni permintaan foto serta tanda tangan dari fan.
"Tentu bagus kami di Barcelona terlibat dalam pembangunan tempat, mendorong sepak bola tentunya, namun juga pendidikan, dan lain-lain. Sebab, ini sangat penting," kata pria yang kini berusia 55 tahun ini.
"Sebab, tidak semua orang akan menjadi pemain sepak bola. Dan juga soal dukungan finansial, saya pikir itulah tujuan kami," ujar De Boer menjelaskan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang