Top 10+ Pesan Warren Buffett kepada Gen Z: Petugas Kebersihan Sama Berharganya seperti Direktur

Oracle of Omaha, Buffett, 10 Pesan Warren Buffett kepada Gen Z: Petugas Kebersihan Sama Berharganya seperti Direktur, 1. Investasikan pada hal yang Anda pahami, 2. Nilai lebih penting daripada sensasi, 3. Kesabaran adalah kunci sukses, 4. Hindari yang tidak menghasilkan, 5. Terima perubahan, tapi tetap membumi, 6. Belajar dan terus melangkah, 7. Bangun untuk jangka panjang, 8. Pilih panutan yang tepat, 9. Hormati setiap orang, 10. Tentukan warisan Anda

Warren Buffett hampir selalu masuk ke dalam daftar 10 besar orang terkaya di dunia dari tahun ke tahun.

Buffet sendiri mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO konglomerasi Berkshire Hathaway pada akhir 2025, saat usianya menginjak 95 tahun.

Miliarder yang dijuluki Oracle of Omaha ini piawai dalam berinvestasi dan bisnis, yang mengantarkan kekayaan pribadinya hingga diperkirakan mencapai 150 miliar dollar AS.

Karena tak selalu bicara uang, namun juga kesederhanaan, kebijaksanaan-kebijaksanaa Buffett sering dicari banyak orang.

Di saat AI, kripto, dan otomatisasi mengubah dunia dengan sangat cepat, kata-katanya mengingatkan kita pada sesuatu yang abadi.

Nasihat Warren Buffet

Dilansir dari Forbes, berikut sepuluh pelajaran dari kepemimpinan seumur hidup Warren Buffett:

1. Investasikan pada hal yang Anda pahami

Buffett selalu menegaskan, jangan pernah berinvestasi pada sesuatu yang tidak bisa Anda pahami dan jelaskan.

Disiplinnya menjauhkannya dari tren sesaat dan menghasilkan konsistensi selama puluhan tahun.

Jadi pesannya sederhana: pahami dulu sebelum terjun.

2. Nilai lebih penting daripada sensasi

Harga adalah apa yang Anda bayar. Nilai adalah apa yang Anda dapatkan.

Pandangan ini menjelaskan kehati-hatiannya terhadap Bitcoin dan kripto, yang menurutnya tidak menghasilkan apa pun.

Sebaliknya, inovasi sejati, termasuk AI, harus menciptakan nilai nyata bagi manusia dan bisnis.

3. Kesabaran adalah kunci sukses

Rahasia kesuksesan Berkshire Hathaway adalah kesabaran.

Di era startup AI yang naik turun dalam hitungan bulan, filosofi Buffett mengingatkan bahwa kesuksesan lahir dari waktu, kepercayaan, dan pertumbuhan bertahap.

4. Hindari yang tidak menghasilkan

Buffett pernah berkata bahwa jika ia memiliki semua Bitcoin di dunia, ia tidak akan menyimpannya karena tidak menghasilkan apa pun.

Maksudnya bukan menolak inovasi, tetapi menegaskan bahwa kemajuan harus memiliki tujuan.

5. Terima perubahan, tapi tetap membumi

Pada rapat pemegang saham 2024, Buffett menyebut AI sebagai pengubah permainan yang nyata, tetapi memperingatkan bahwa teknologi tersebut membawa risiko.

Ia memang memiliki dua saham terkait AI, yaitu Apple dan Amazon. Tapi ia membandingkan kekuatan AI dengan jin yang keluar dari botol, bahkan dengan senjata nuklir dalam hal potensi dampak yang dapat ditimbulkan jika disalahgunakan.

Warren Buffett sejak lama dikenal sebagai pengkritik keras mata uang kripto. Ia pernah menyebut Bitcoin sebagai “racun tikus berlipat ganda".

Tetap kritis terhadap kripto, Buffett mengingatkan agar antusiasme tidak menggantikan penilaian rasional.

6. Belajar dan terus melangkah

Buffett mengakui ia pernah membuat kesalahan. Nasihatnya adalah, jangan meratapi, pelajari, lalu lanjutkan.

Kemajuan, baik manusia maupun mesin, tergantung pada kemampuan belajar dan bergerak maju.

7. Bangun untuk jangka panjang

Pemimpin sejati membangun perusahaan yang bertahan lama.

Menurut Buffett, kesuksesan cepat mungkin menciptakan kekayaan, tetapi bukan warisan.

8. Pilih panutan yang tepat

Buffett sering menyebut Tom Murphy sebagai manajer bisnis terbaik yang pernah ia temui.

Ia percaya pentingnya memilih panutan yang mencerminkan nilai yang kita kagumi.

9. Hormati setiap orang

Salah satu ucapan Buffett yang paling kuat adalah, “Petugas kebersihan sama berharganya sebagai manusia seperti direktur.”

Di era AI yang memengaruhi kehidupan banyak orang, nilai kemanusiaan ini semakin relevan.

10. Tentukan warisan Anda

Dalam refleksi terakhirnya, Buffett mengajak kita membayangkan apa yang ingin tertulis dalam obituari kita, dan menjalani hidup untuk mewujudkannya.

“Ketika Anda membantu seseorang dengan berbagai cara, Anda membantu dunia,” ucapnya.

Transisi Buffett menandai akhir sebuah era dan awal yang baru, tetapi kata-kata Buffett akan tetap membimbing generasi pemimpin berikutnya, terutama era Gen Z.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang