Warren Buffett Sumbang Rp22 Triliun Sebelum Pensiun, Janji Serahkan Seluruh Hartanya untuk Kemanusiaan

Warren Buffett
Warren Buffett

 Menjelang masa pensiunnya yang semakin dekat, Warren Buffett kembali menunjukkan komitmennya terhadap kegiatan filantropi. Miliarder berusia 95 tahun ini baru saja mengumumkan bahwa ia menyumbangkan saham senilai US$1,35 miliar atau sekitar Rp22,5 triliun kepada empat yayasan keluarga. 

Keputusan ini menjadi bagian dari rencana besarnya untuk mendistribusikan seluruh kekayaannya kepada kegiatan amal.

Buffett, yang dikenal sebagai investor tersukses di dunia sekaligus pemimpin Berkshire Hathaway selama lebih dari enam dekade, akan resmi pensiun pada akhir tahun ini. Dalam surat Thanksgiving terakhirnya sebelum mundur, ia mengaku akan “menjadi lebih tenang.” 

Namun, ketenangan yang dimaksud bukan berarti berhenti sepenuhnya dari aktivitas sosialnya. Ia menegaskan akan terus menulis surat tahunan di Hari Thanksgiving dan tetap menyalurkan kekayaannya untuk amal hingga habis. Ini sebagai tanggung jawab yang kelak diteruskan oleh anak-anaknya.

Pada Senin lalu, Buffett mengungkapkan bahwa ia telah mengonversi 1.800 saham Kelas A Berkshire Hathaway menjadi 2,7 juta saham Kelas B, agar bisa disumbangkan ke empat yayasan keluarganya. Dengan harga saham saat ini, nilai saham yang diberikan mencapai sekitar US$1,35 miliar atau setara Rp22,5 triliun.

Warren Buffet

Berdasarkan dokumen kepemilikan terakhir, Buffett masih memegang lebih dari 196.000 saham Kelas A, atau sekitar 37,5 persen dari total saham yang beredar. Dengan harga pasar saat ini, kepemilikan tersebut bernilai sekitar US$146,82 miliar atau setara Rp2.450 triliun.

Meski saham Berkshire Hathaway sedikit melemah 0,1 persen pada perdagangan Senin sore, baik saham Kelas A maupun Kelas B telah naik hampir 10 persen sepanjang 2025. Sementara itu, indeks S&P 500 tumbuh sekitar 16 persen pada periode yang sama.

Buffett menegaskan bahwa seluruh saham Kelas A miliknya, yang merepresentasikan lebih dari 99 persen kekayaannya, pada akhirnya akan disumbangkan untuk kegiatan amal.

“Saya ingin mempertahankan sejumlah besar saham ‘A’ sampai para pemegang saham Berkshire memiliki tingkat kenyamanan terhadap Greg Abel yang sama seperti yang saya dan Charlie Mungel rasakan,” tulis Buffett, sebagaimana dikutip dari MarketWatch, Jumat, 14 November 2025.

“Tingkat kepercayaan itu tidak akan lama tercapai. Anak-anak saya sudah 100 persen mendukung Greg, begitu juga para direktur Berkshire,” ungkapnya. 

Charlie Munger, rekan dekat Buffett sekaligus tangan kanannya selama puluhan tahun, meninggal dunia pada 2023. Sementara Greg Abel, yang kini berusia 63 tahun, merupakan kepala divisi non-asuransi Berkshire Hathaway dan telah ditunjuk untuk menggantikan Buffett sebagai CEO.

Langkah Buffett mempertahankan sebagian saham Kelas A ini terjadi di tengah strategi Berkshire Hathaway yang menimbun kas lebih dari US$380 miliar atau sekitar Rp6.346 triliun hingga akhir kuartal ketiga 2025.