Petuah Warren Buffett untuk Job Seeker, Ungkap Ada yang Lebih Penting dari Sekadar Gaji
Dalam memulai karier, generasi muda, khususnya Gen Z, kerap dihadapkan pada dilema besar, yaitu, memilih pekerjaan dengan gaji tinggi atau lingkungan kerja yang sehat?
Biaya hidup yang terus naik, inflasi yang belum sepenuhnya reda, serta pasar kerja yang melambat membuat banyak pencari kerja merasa tertekan untuk mengejar penghasilan sebesar mungkin sejak awal karier.
Namun, di tengah kecemasan tersebut, salah satu investor legendaris dunia justru memberikan pandangan yang berlawanan dari logika kebanyakan. Warren Buffett, tokoh finansial yang membangun Berkshire Hathaway selama lebih dari enam dekade, menilai bahwa keputusan awal karier tidak seharusnya semata-mata didasarkan pada besarnya gaji, apalagi di tengah kondisi yang oleh banyak ekonom disebut sebagai resesi perekrutan.
Nasihat Warren Buffett untuk Job Seeker
Ilustrasi gen z bekerja
Buffett secara terbuka mengingatkan generasi muda agar tidak terjebak pada angka gaji awal saat mencari pekerjaan. Dalam pertemuan tahunan pemegang saham Berkshire Hathaway terakhir yang ia hadiri, ia menyampaikan pesan yang kini kembali relevan bagi para job seeker.
“Jangan terlalu khawatir soal gaji di awal dan berhati-hatilah memilih dengan siapa dan tempatmu bekerja, karena kamu akan menyerap kebiasaan orang-orang di sekitarmu,” ujar Buffett, sebagaimana dilansir pada Fortune, Senin, 12 Januari 2026.
Pesan tersebut terasa kontras dengan realitas yang dihadapi Gen Z saat ini. Pasar kerja sedang melambat, peluang kerja tak sebanyak beberapa tahun lalu, dan persaingan makin ketat. Namun bagi Buffett, justru di situ letak pentingnya memilih lingkungan kerja yang tepat, bukan sekadar kompensasi finansial.
Buffett percaya bahwa kualitas orang-orang di sekitar kita akan sangat memengaruhi arah karier dan kehidupan jangka panjang. Ia menekankan bahwa kebiasaan, etika kerja, dan nilai-nilai yang kita serap di tempat kerja pertama akan membentuk karakter profesional ke depannya.
Pandangan ini bukan hal baru bagi Buffett. Dalam pertemuan pemegang saham Berkshire Hathaway pada 2004, seorang pemegang saham muda berusia 14 tahun dari California pernah bertanya, “Nasihat apa yang akan Anda berikan kepada anak muda seperti saya agar bisa sukses?”
Jawaban Buffett sederhana. “Lebih baik bergaul dengan orang-orang yang lebih baik darimu. Pilih rekan-rekan yang perilakunya lebih baik dari perilakumu, dan kamu akan terbawa ke arah itu.”
Bagi Buffett, bekerja dengan orang-orang yang tepat adalah investasi jangka panjang yang nilainya jauh melampaui gaji bulanan.
Nasihat Buffett menjadi semakin relevan di tengah kondisi pasar kerja global yang mendingin. Banyak ekonom menilai bahwa dunia kerja saat ini tengah memasuki fase resesi perekrutan, di mana perusahaan lebih berhati-hati membuka lowongan dan proses rekrutmen berjalan lebih selektif.
Dalam situasi seperti ini, Buffett menilai bahwa menerima pekerjaan dengan lingkungan toksik atau kepemimpinan buruk demi gaji tinggi justru bisa menjadi keputusan yang merugikan. Pengalaman kerja yang salah di awal karier, berisiko membentuk kebiasaan buruk dan menghambat pertumbuhan profesional.
Dalam jangka panjang, bekerja dengan lingkungan yang tepat dapat membuka peluang, membangun reputasi, dan menciptakan pertumbuhan karier yang berkelanjutan, bahkan di tengah resesi perekrutan sekalipun.