Honda Prelude

Tingginya minat konsumen terhadap Honda Prelude di Indonesia membuat waktu tunggu atau inden model sport hybrid tersebut kian panjang. Bahkan, konsumen yang melakukan pemesanan saat ini diperkirakan baru menerima unit pada 2028.

Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan, antusiasme pasar terhadap Honda Prelude di luar perkiraan awal. Alokasi unit yang terbatas menjadi penyebab utama memanjangnya daftar tunggu.

“Kami sangat bersyukur karena antusias Honda Prelude sangat baik sekali di Indonesia. Dari batch pertama hanya 40 unit yang diberikan alokasi ke kami, tapi permintaan sangat banyak, lebih dari 100 unit saat itu,” kata Billy, saat ditemui di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).

Melihat tingginya minat tersebut, HPM langsung mengajukan penambahan kuota ke prinsipal. Untuk tahun 2026, Honda Indonesia mendapat tambahan alokasi menjadi 100 unit.

Namun, permintaan terus bertambah. Hingga saat ini, surat pemesanan kendaraan (SPK) Honda Prelude tercatat sudah mencapai 237 unit.

Honda Prelude

Honda Prelude

“Sekarang permintaan itu SPK sudah 237 unit. Berarti kalau pesan sekarang, kemungkinan menerima unit di 2028. Karena setiap tahun hanya dikasih alokasi 100 unit,” ujar Billy.

Honda Indonesia saat ini masih terus berkomunikasi dengan prinsipal untuk meminta percepatan distribusi unit. Salah satu opsi yang dibahas adalah memajukan sebagian jatah alokasi tahun berikutnya agar bisa dikirim lebih awal.

“Kami selalu komunikasi dengan prinsipal supaya alokasi bisa dimajukan, misalnya dari 2027 bisa dipindah ke 2026 sebagian, supaya konsumen bisa dapat Prelude lebih cepat,” kata Billy.

Rencana penyerahan unit ke konsumen dijadwalkan mulai Mei 2026. Pada tahap awal, sebanyak 20 unit akan dikirim lebih dulu, kemudian dilanjutkan secara bertahap sesuai slot produksi dan distribusi global.

Honda Prelude menjadi salah satu model yang paling menyita perhatian karena mengusung konsep sport hybrid dengan teknologi elektrifikasi terbaru Honda.

Kombinasi desain sporty dan teknologi ramah lingkungan menjadi daya tarik utama, terutama bagi konsumen yang menginginkan mobil performa dengan sentuhan elektrifikasi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang