AI dan Robot Makin Canggih, 10 Profesi Baru Ini Mendadak Banyak Dicari Perusahaan

Ilustrasi robot dan manusia bekerja bersama
Ilustrasi robot dan manusia bekerja bersama

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence, AI, serta robotika mulai mengubah wajah dunia kerja secara besar besaran. Jika dulu banyak orang khawatir AI hanya akan menggantikan pekerjaan manusia, kini justru muncul tren baru berupa lahirnya profesi profesi yang sebelumnya tidak pernah ada.

Perusahaan teknologi global kini berlomba mengembangkan chatbot pintar, robot humanoid, hingga sistem otomatisasi canggih untuk berbagai sektor industri. Kondisi tersebut membuat kebutuhan tenaga kerja baru ikut meningkat, terutama untuk posisi yang mampu membantu AI bekerja lebih efektif, aman, dan dekat dengan kebutuhan manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, sejumlah profesi baru ini tidak selalu membutuhkan latar belakang teknis tingkat tinggi. Beberapa di antaranya justru membutuhkan kreativitas, kemampuan komunikasi, hingga pemahaman perilaku manusia. Berikut daftar profesi baru terkait AI dan robot yang mulai banyak dicari di berbagai negara, sebagaimana dirangkum dari Mercor, Kamis, 28 Mei 2026.

1. AI Trainer

AI trainer menjadi salah satu profesi baru yang berkembang pesat sejak munculnya chatbot dan AI generatif. Tugas utamanya adalah melatih sistem AI agar mampu memberikan jawaban yang lebih akurat, relevan, dan natural saat berinteraksi dengan manusia.

Profesi ini biasanya melibatkan evaluasi jawaban AI, memperbaiki kesalahan respons, hingga memberikan contoh percakapan yang tepat. Semakin canggih teknologi AI berkembang, semakin tinggi pula kebutuhan perusahaan terhadap tenaga AI trainer.

Banyak perusahaan global kini membuka peluang kerja remote untuk posisi ini karena kebutuhan data dan pelatihan AI terus meningkat.

2. Prompt Engineer

Prompt engineer sempat viral beberapa tahun terakhir dan hingga kini masih menjadi salah satu profesi yang dibutuhkan di industri AI. Pekerjaan ini fokus membuat instruksi atau prompt agar AI dapat menghasilkan output yang lebih optimal.

Meski terdengar sederhana, kemampuan menyusun prompt yang tepat ternyata sangat penting dalam dunia AI generatif. Prompt yang baik dapat menghasilkan tulisan, gambar, atau analisis yang jauh lebih akurat.

Profesi ini mulai dibutuhkan di berbagai sektor, mulai dari media, pemasaran, pendidikan, hingga industri kreatif.

3. Human AI Interaction Designer

Semakin sering manusia berinteraksi dengan AI, perusahaan membutuhkan tenaga khusus yang mampu membuat pengalaman tersebut terasa nyaman dan natural. Dari situlah muncul profesi Human AI Interaction Designer.

Tugasnya merancang bagaimana AI berbicara, merespons, hingga berinteraksi dengan manusia agar tidak terasa kaku atau membingungkan. Profesi ini banyak dibutuhkan dalam pengembangan chatbot, asisten virtual, hingga robot layanan pelanggan.

Bidang ini menggabungkan unsur teknologi, psikologi, dan desain pengalaman pengguna atau user experience.

4. Robot Operations Engineer

Robot kini tidak hanya digunakan di pabrik besar, tetapi juga mulai masuk ke gudang logistik, rumah sakit, hingga restoran. Karena itu, perusahaan membutuhkan Robot Operations Engineer untuk memastikan robot dapat bekerja dengan baik di lapangan.

Profesi ini bertanggung jawab memantau performa robot, melakukan pemeliharaan, hingga menangani kendala operasional. Seiring meningkatnya penggunaan robot otomatis, kebutuhan tenaga kerja di bidang ini diperkirakan terus bertambah.

Pekerjaan ini juga menjadi salah satu peluang karier menjanjikan di era otomatisasi industri.

5. AI Governance Lead

Penggunaan AI yang semakin luas memunculkan tantangan baru terkait etika, keamanan data, dan regulasi. Untuk mengatasi hal tersebut, banyak perusahaan mulai mencari AI Governance Lead.

Profesi ini bertugas memastikan sistem AI digunakan secara aman, transparan, dan sesuai aturan hukum. Mereka juga membantu perusahaan mengurangi risiko penyalahgunaan AI.

Posisi ini mulai berkembang di sektor keuangan, kesehatan, hingga perusahaan teknologi besar yang mengandalkan AI dalam operasional bisnisnya.

6. Motion Annotation Specialist

Profesi ini mungkin masih terdengar asing bagi banyak orang. Motion Annotation Specialist bertugas memberi label pada gerakan tubuh manusia yang nantinya digunakan sebagai data pelatihan robot dan AI.

Data tersebut membantu robot memahami cara manusia bergerak, berjalan, membawa barang, atau melakukan aktivitas tertentu. Peran ini sangat penting dalam pengembangan robot humanoid generasi baru.

Karena industri robotika berkembang cepat, kebutuhan tenaga kerja di bidang ini juga mulai meningkat di sejumlah negara.

7. Embodied AI Engineer

Embodied AI Engineer menjadi salah satu profesi masa depan yang diprediksi semakin populer. Bidang ini fokus menggabungkan AI dengan tubuh fisik robot agar mampu berinteraksi langsung di dunia nyata.

Profesi ini banyak terlibat dalam pengembangan robot humanoid, kendaraan otomatis, hingga mesin pintar yang dapat bergerak secara mandiri.

Kemajuan teknologi robotika membuat profesi ini mulai dilirik perusahaan besar yang mengembangkan otomatisasi tingkat lanjut.

8. AI Safety Specialist

Semakin pintar AI berkembang, semakin besar pula perhatian terhadap faktor keamanan. Karena itu muncul profesi AI Safety Specialist yang bertugas memastikan sistem AI tetap aman digunakan manusia.

Mereka biasanya melakukan pengujian risiko, mencegah kesalahan sistem, hingga memastikan AI tidak menghasilkan keputusan berbahaya. Profesi ini kini mulai dibutuhkan di sektor kendaraan otonom, robot industri, hingga layanan digital berbasis AI.

Ke depannya, posisi ini diperkirakan menjadi salah satu profesi penting di industri teknologi global.

9. Digital Twin Specialist

Digital Twin Specialist bertugas membuat versi virtual dari mesin, pabrik, atau robot untuk kebutuhan simulasi dan analisis. Teknologi ini memungkinkan perusahaan menguji performa sistem tanpa harus langsung menggunakan mesin asli.

Konsep digital twin kini mulai banyak dipakai di industri manufaktur modern karena dianggap mampu meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko kerusakan.

Karena itu, profesi ini mulai berkembang pesat seiring meningkatnya adopsi AI dan otomatisasi industri.

10. Robot Data Recorder

Profesi baru lainnya adalah Robot Data Recorder. Tugasnya mengumpulkan dan merekam aktivitas manusia untuk dijadikan data pembelajaran robot.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data tersebut membantu robot memahami lingkungan sekitar dan meniru perilaku manusia dalam aktivitas sehari hari. Pekerjaan ini menjadi semakin penting dalam pengembangan robot humanoid yang dirancang untuk hidup berdampingan dengan manusia.

Meski teknologi AI dan robot terus berkembang pesat, kehadiran profesi baru ini menunjukkan bahwa manusia tetap memiliki peran penting dalam dunia kerja masa depan. Bagaimana, ada profesi yang menarik minat Anda?