Rumah Sakit di Indonesa Makin Canggih, Kenapa Banyak Orang Masih Suka Berobat ke Luar Negeri?

Fasilitas Rumah Sakit, 1. Persepsi terhadap kualitas dokter, 2. Faktor teknologi medis, 3. Kualitas komunikasi dan layanan dokter, 4. Kenyamanan fasilitas rumah sakit
Fasilitas Rumah Sakit

 Fenomena warga Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri masih menjadi perbincangan hangat di sektor kesehatan. Padahal, dalam beberapa tahun terakhir, rumah sakit di Tanah Air terus menunjukkan kemajuan signifikan, baik dari sisi sumber daya manusia, teknologi medis, hingga kualitas layanan. CEO Eka Hospital Group, drg. Rina Setiawati, mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah faktor utama yang kerap mendorong masyarakat mencari layanan kesehatan di luar negeri.

1. Persepsi terhadap kualitas dokter

Salah satu alasan yang paling sering muncul adalah anggapan bahwa mutu dokter di luar negeri lebih unggul. 

“Yang pertama, saya katakan bahwa kualitas atau mutu dari dokter yang mengobati di Indonesia,” kata drg. Rina Setiawati, CEO Eka Hospital Group, dalam acara Grand Opening Eka Hospital MT Haryono di Jakarta, Jumat 23 Januari 2026.

“Salah satu keluhan dari masyarakat yang berobat ke luar negeri adalah kualitas dokter yang ada di Indonesia katanya kurang, tidak sebagus di luar negeri, dan juga alasan-alasan yang sejenis. Oleh sebab itu kami berusaha mengatasi itu, dan kami mengundang para putra-putri terbaik dari bangsa Indonesia itu guru-guru besar kita semua, para profesor, dokter, dokter spesialis untuk berpraktek di hospital dan kami juga melengkapi mereka dengan peralatan-peralatan, dengan teknologi kedokteran yang modern sehingga mereka bisa melayani lebih baik lagi," jelasnya.

2. Faktor teknologi medis

CEO Eka Hospital Group, drg. Rina Setiawati

Kemajuan teknologi juga menjadi daya tarik utama pasien yang berobat ke luar negeri. Menanggapi hal ini, drg. Rina menegaskan komitmen dalam menghadirkan teknologi mutakhir. 

“Faktor yang berikutnya adalah teknologi. Kami melengkapi mereka dengan teknologi-teknologi yang memang terbaik dan tercanggih. Supaya mereka bisa melayani pasien lebih baik lagi dan tidak perlu ke luar negeri,” kata drg. Rina. 

Salah satu bukti nyata adalah peresmian Eka Hospital MT Haryono sebagai cabang ke-9 yang dilengkapi robot bedah Da Vinci Xi, teknologi yang telah menjadi standar emas di banyak rumah sakit dunia. 

Teknologi ini memungkinkan tindakan minimal invasif dengan presisi tinggi, visualisasi tiga dimensi, serta proses pemulihan yang lebih cepat bagi pasien.

3. Kualitas komunikasi dan layanan dokter

Aspek komunikasi juga menjadi perhatian masyarakat. 

“Yang sering kita dengar adalah dokter di Indonesia tidak komunikatif, di luar lebih komunikatif. Oleh sebab itu kami membangun konsep yang kita namakan dengan Eka Hospital, Eka interdisciplinary services artinya hubungan kerja interdisciplinary atau antar profesi atau antar spesialisasi itu kita memang bangun melalui clinical meeting yang kami adakan untuk setiap kasus-kasus yang kompleks,” paparnya. 

Pendekatan ini bertujuan memastikan pasien memperoleh penanganan yang komprehensif dan terkoordinasi.

4. Kenyamanan fasilitas rumah sakit

Selain faktor medis, kenyamanan lingkungan rumah sakit turut memengaruhi keputusan pasien. 

“Kami juga sengaja membangun Eka Hospital MT Haryono dengan desain yang seperti ini salah satunya adalah dengan memperhatikan kenyamanan pasien, karena tidak bisa dipungkiri pasien saat ini banyak yang pergi ke rumah sakit, notabene bukan hanya semata-mata untuk mengobati penyakitnya tapi kadang mereka juga ingin check up, mereka ingin mengetahui atau menghindari mereka jatuh ke dalam penyakit-penyakit yang lebih berat dan kadang screening itu perlu dilakukan terutama untuk yang dari luar kota,” katanya.

Dengan kehadiran fasilitas modern, teknologi mutakhir, tenaga medis multidisiplin, serta peningkatan kualitas layanan, rumah sakit di Indonesia kini dinilai semakin siap bersaing di tingkat internasional. Hal ini sekaligus membuka peluang besar agar masyarakat tidak lagi harus pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tinggi.