Jusuf Hamka Dukung RI Gabung Board of Peace: Kita Harus Percaya Prabowo, Jangan Suudzon

Pengusaha Jusuf Hamka di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta
Pengusaha Jusuf Hamka di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta

Tokoh muslim Tionghoa, Jusuf Hamka atau Babah Alun menjadi salah satu tokoh yang diundang Presiden RI Prabowo Subianto ke Istana Kepresiden Jakarta bersama ormas Islam lainnya hari ini, Selasa, 3 Februari 2026.

Dalam pertemuan tersebut Prabowo akan menjelaskan keputusan RI bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian. Jusuf Hamka sendiri mendukung langkah Indonesia bergabung Board of Peace.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Membernya kan banyakan negara-negara muslim. Kita harus percaya Presiden Prabowo ini bekas panglima kostrad, panglima perang. Pasti ahli strategi. Kita jangan suudzon. Kita harus husnudzon," kata Jusuf Hamka kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Jusuf Hamka meyakini Prabowo memiliki strategi tersendiri sebelum memutuskan Indonesia bergabung ke dalam Board of Peace.

"Beliau pasti mempunyai strategi. Daripada coba lihat. Kita anggota Dewan Keamanan PBB. Tapi kita tidak punya hak veto. Sekarang ini kita 2 per 3 punya hak veto. Daripada kita nonton di luar kan mendingan kita mewarnai di dalam," tutur dia.

Maka dari itu, Jusuf Hamka sebagai warga Indonesia memilih percaya dengan keputusan Prabowo.

"Kalau menurut saya. Jadi kalau saya sebagai warga negara yang baik, sebagai umat beragama, yaitu samina wa tona (mendengar dan patuh)," tandas Jusuf Hamka.

Sebelumnya diberitakan, Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto bergabung ke dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) Gaza besutan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. 

Prabowo mengatakan, bergabungnya Indonesia menjadi bagian Dewan Perdamaian Gaza merupakan kesempatan yang sangat bersejarah.

"Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza," kata Prabowo kepada wartawan di Congress Hall, Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo mengatakan saat ini penderitaan rakyat Gaza, Palestina sudah berkurang. Terlebih, banyak bantuan kemanusiaan yang telah masuk untuk membantu rakyat Gaza.

"Bantuan-bantuan kemanusiaan begitu deras, begitu besar, masuk, sudah masuk. Yang jelas penderitaan rakyat Gaza sudah berkurang, sangat berkurang," pungkas dia.