Instruksi Prabowo ke BGN: Tingkatkan Kualitas dan Keamanan MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana di Kompleks Istana Kepresidenan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana di Kompleks Istana Kepresidenan

Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meningkatkan standar kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia juga meminta agar keamanan ditingkatkan.

Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan standar kualitas dan keamanan jadi perhatian penting Prabowo selain mengejar target penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya pertama Pak Presiden menyampaikan bahwa BGN harus tetap bekerja dengan cermat. Target dikejar tapi kualitas dan keamanan harus eh ditingkatkan. Itu arahan Pak Presiden," kata Dadan kepada wartawan, dikutip Selasa, 3 Februari 2026.

Sejauh ini, kata Dadan, program MBG telah didukung 22.275 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan total 60,7 juta penerima manfaat.

"Sudah bisa melayani 60.700.000 (penerima) dan kita akan tingkatkan terus tahun ini kita akan segera bentuk tim akreditasi sertifikasi agar seluruh SPPG memiliki kualifikasi yang baik," tutur dia.

"Dan kita nanti akan gradasi dan menetapkan mana SPPG yang unggul atau nilai A, kemudian SPPG yang sangat baik atau nilai B, dan juga SPPG yang nilai baik atau C, dan mungkin ada SPPG yang harus berjuang untuk bisa terus melanjutkan kegiatannya," sambung Dadan.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto bicara soal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia menyebut program MBG menarik perhatian dunia internasional, salah satunya White House atau Gedung Putih yang merupakan Kantor Kepresidenan Amerika Serikat (AS).

Presiden RI Prabowo Subianto di Rakornas Pemerintah Pusat-Daerah

Hal itu diungkap Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Daerah-Pusat Tahun 2026 di SICC, Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.

"Saya baru satu hari yang lalu, para ahli, pakar dari White House sedang mempelajari MBG kita ini. Sedang mempelajari MBG kita ini sendiri," kata Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo juga mengungkit pernyataan Rocketfeller Institute yang menyebut MBG merupakan program investasi terbaik bagi suatu negara.

"Tiga bulan, empat bulan yang lalu, saya terima rombongan dari Rockefeller Institute, datang ke saya dan dia mengatakan Makan Bergizi Gratis itu adalah investasi yang terbaik yang bisa dilakukan oleh suatu negara," tutur dia.

"Satu, satu dolar atau satu rupiah yang kita keluarkan untuk makan bergizi akan menimbulkan lipat ganda minimal lima kali dan dalam jangka panjang akan menjadi 35 kali investasinya itu," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkap program MBG ini sudah mencapai 60 juta penerima manfaat sampai hari ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menargetkan, penerima manfaat program MBG mencapai 82 juta orang pada Desember 2026 mendatang.

"Dan MBG kita ini sudah sampai 60 juta hari ini. Kita akan mencapai 82 juta paling lambat Desember 2026, paling lambat," pungkas Prabowo.