Penurunan Penjualan di Indonesia Dapat Perhatian Toyota Jepang
Penjualan Toyota di Indonesia mengalami penurunan yang cukup signifikan pada 2025. Berdasarkan data dari pabrikan, mereka hanya mampu melepas 260.446 unit (termasuk Lexus).
Angka ini turun 12,2 persen dibanding pencapaian di 2024. Ketika itu pabrikan berhasil menjual 296.546 unit.
Situasi ini pun mendapat perhatian khusus dari Toyota Motor Corporation selaku induk perusahaan. Mereka memberi catatan beberapa faktor yang menjadi penyebab turunnya angka penjualan.
Dalam keterangan disampaikan bahwa tantangan pasar yang dihadapi cukup besar. Mulai dari ketatnya aturan kredit hingga penambahan pajak kendaraan.

Meski demikian, Indonesia masih menjadi salah satu pasar penting buat Toyota. Pasalnya mereka tetap menjadi pabrikan mobil terbesar di Tanah Air.
Bahkan penjualannya masih tertinggi ketiga di Asia. Toyota Indonesia hanya kalah dari Cina dan India.
Ada pun negeri Tirai Bambu menjadi negara dengan penjualan terbesar di Asia berkat market sebesar 3,28 juta unit. Angka ini tumbuh 2,2 persen dibanding 2024 yang hanya 3,21 juta unit.
Tingginya angka penjualan tersebut dicapai berkat baiknya respon masyarkaat terhadap beberapa mobil listrik y
ang baru diluncurkan. Mulai dari bZ3X, bZ5 serta beberapa model hybrid lain.
Sementara India juga mendapat respon baik dari masyarakatkan. Di negara tersebut, penjualannya mencapai 351.412 unit atau tumbuh 17,1 persen dari tahun lalu.
Pencapaian ini perlu mendapat perhatian khusus karena penjualan Toyota di India pada 2023 sebenarnya masih di bawah Indonesia. Namun sejak 2024 pertumbuhannya meningkat cukup pesat.
Toyota Astra Motor selaku APM di Indonesia pun sebenarnya tidak tinggal diam. Mereka berjanji untuk menyiapkan sejumlah upaya guna memperbaiki pencapaiannya di 2026.
Salah satunya adalah dengan menambah produk elektrifikasi mengingat pasarnya semakin berkembang. Ada pun model yang akan mereka unggulkan adalah Toyota Veloz Hybrid.

Mobil ini rencananya bakal mulai dikirim ke pelanggan pada pertengahan Februari. Dengan demikian diharapkan pelanggan bisa menggunakannya buat keperluan mudik Lebaran 2026.
Selain itu Toyota juga bakal meluncurkan sedikitnya tiga model elektrifikasi pada ajang IIMS 2026. Dengan demikian maka pilihan masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.