Jejak Karier Salim S Mengga, Wagub Sulbar dan Rekan Seangkatan Prabowo yang Tutup Usia

Jejak Karier Salim S Mengga, Wagub Sulbar dan Rekan Seangkatan Prabowo yang Tutup Usia

Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga meninggal dunia pada Sabtu (31/1/2026) pagi. 

Almarhum mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di RS Siloam Makassar.

Salim S. Mengga sebelumnya dirawat secara intensif setelah kondisi kesehatannya menurun. Kabar duka tersebut dibenarkan pihak keluarga.

“Bapak meninggal jam 6 pagi tadi,” kata anak Salim, Mila, dikutip dari TribunTimur, Sabtu (31/1/2026).

Salim S Mengga Teman Satu Angkatan Prabowo di Akmil

Salim S. Mengga lahir di Pambusuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat pada 24 September 1951. 

Pendidikan dasarnya ditempuh hingga lulus SD pada 1964, dilanjutkan SMP pada 1967, dan SMA pada 1970.

Dilansir dari , Selasa (12/2/2025), Salim kemudian memilih jalur militer dengan masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI). Ia lulus pada 1974. Di angkatan inilah ia mengenal sosok Prabowo Subianto.

Karier militernya ditempa melalui berbagai pendidikan, mulai dari Susarcab Kavaleri (1975), Sus Paharsat (1977), Sustar Danki (1979), Tarkor Bantem (1981), Suslapa Kavaleri (1984), Suagumil (1985), hingga Lemhannas pada 2001.

Karier Salim di TNI AD dimulai pada 1975 sebagai Komandan Peleton Detasemen Kavaleri Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin saat masih berpangkat Letnan Dua.

Pangkat terakhir yang diraih Salim adalah Mayor Jenderal TNI AD pada 2003. 

Pada tahun tersebut, ia menjabat Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro setelah menjadi Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (2001–2003).

Ia juga pernah mengemban amanah sebagai Wakil Komandan Kodiklat TNI AD.

Jabatan terakhir Salim di lingkungan TNI adalah Panglima Kodam XV/Pattimura yang diembannya pada periode 2005–2006.

Jejak Salim S Mengga dari Militer ke Politik 

Setelah pensiun dari militer, Salim terjun ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Demokrat. 

Ia terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009–2014 dan kembali duduk di Senayan pada periode 2014–2019 dari daerah pemilihan Sulawesi Barat.

Pada Pilkada Sulbar 2017, Salim maju sebagai calon gubernur berpasangan dengan Hasanuddin Mas’ud. 

Meski tidak memenangkan kontestasi tersebut, kiprahnya di politik daerah terus berlanjut.

Pada 2024, Salim menerima tawaran Suhardi Duka, yang sebelumnya menjadi rivalnya, untuk maju sebagai Calon Wakil Gubernur Sulbar. 

Pasangan ini akhirnya mengantarkan Salim menjabat Wakil Gubernur Sulawesi Barat hingga akhir hayatnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang