Penyelidikan Kematian Lula Lahfah Ditutup, Polisi Runut Aktivitas Sehari Terakhir

Penyelidikan Kematian Lula Lahfah Ditutup, Polisi Runut Aktivitas Sehari Terakhir, Aktivitas Lula sehari sebelum ditemukan meninggal, Pergi ke rumah sakit pada malam hari, Aktivitas terakhir di unit apartemen, Pintu dibuka paksa dan jenazah ditemukan

Polisi membeberkan secara rinci kronologi dan aktivitas terakhir selebgram Lula Lahfah sebelum ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan.

Paparan ini disampaikan setelah penyelidikan dilakukan melalui analisis rekaman CCTV dan pemeriksaan saksi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mohamad Iskandarsyah mengatakan bahwa penyelidikan telah ditutup.

"Kami sudah melakukan penyelidikan secara maksimal. Saya rasa sudah cukup, bahwa tidak ditemukan peristiwa pidana dan kita harus melaksanakan penghentian penyelidikan pidana di sini terkait penemuan jenazah LL," jelas Iskandarsyah di Mapolres Metro Jakarta Selatan, dikutip dari , Jumat (30/1/2026).

Dalam penjelasannya, kepolisian menelusuri pergerakan Lula sejak sehari sebelum ditemukan meninggal pada Jumat (23/1/2026).

Penelusuran tersebut dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya peristiwa pidana, sebelum akhirnya kasus kematian Lula ditutup. 

Aktivitas Lula sehari sebelum ditemukan meninggal

Iskandarsyah menjelaskan, Lula terakhir kali terpantau beraktivitas pada Kamis (22/1/2026) sore.

Berdasarkan rekaman CCTV, Lula terlihat keluar dari apartemen sekitar pukul 15.49 WIB bersama rekannya berinisial VA.

"Kita menemukan di suatu kafe di Jaksel di Jalan Gunawarman, saudari LL di lingkaran merah masih bersama orang yang sama saudari VA. Kita lihat masuk ke dalam restoran dan melakukan aktivitas," ujar Iskandarsyah dalam konferensi pers, dikutip dari , Jumat (30/1/2026).

Setelah itu, Lula dan VA kembali ke apartemen pada pukul 18.42 WIB dan menuju lantai unit tempat Lula tinggal.

Pergi ke rumah sakit pada malam hari

Pada malam harinya, Lula diketahui pergi ke rumah sakit di Jakarta Selatan sekitar pukul 19.37 WIB. Ia didampingi asistennya yang berinisial C untuk menjalani pengobatan.

"Berdasarkan bukti-bukti yang ada, kita sudah melihat rekam medis dan bukti pembayaran rumah sakit. Saudari LL melaksanakan pengobatan di rumah sakit di Jaksel dengan pengakuan C yang diperkuat," terang Iskandarsyah.

Sekitar pukul 22.00 WIB, saat Lula masih berada di rumah sakit, asisten rumah tangganya yang berinisial A mengambil sebuah titipan di lobi apartemen.

Aktivitas terakhir di unit apartemen

Rekaman CCTV menunjukkan Lula kembali masuk ke unit apartemennya pada pukul 22.51 WIB.

Setelah momen tersebut, polisi tidak menemukan lagi aktivitas keluar-masuk dari unit Lula hingga keesokan harinya.

Iskandarsyah menyatakan, seluruh rangkaian aktivitas Lula pada hari itu berakhir setelah ia kembali ke unit apartemen.

Pada Jumat (23/1/2026), kecurigaan muncul ketika Lula tidak terlihat melakukan aktivitas rutin olahraga pagi.

Asistennya juga tidak mendapat respons saat mencoba menghubungi Lula dari dalam unit.

Situasi tersebut mendorong pihak apartemen untuk mengambil langkah lanjutan dengan melibatkan petugas keamanan dan teknisi.

Pintu dibuka paksa dan jenazah ditemukan

Titik krusial terjadi pada pukul 17.47 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, pintu unit Lula terkunci dari dalam sehingga harus dibuka secara paksa oleh petugas engineering apartemen.

“Berdasarkan keterangan saksi, kunci kamar dari unit LL terkunci dari dalam, maka engineering membuka kunci secara paksa sehingga LL ditemukan tergeletak terbujur kaku,” ungkap Iskandarsyah.

Setelah penemuan tersebut, sejumlah rekan korban mendatangi lokasi. Polisi mencatat kekasih Lula, Reza Arap, tiba di apartemen pada pukul 19.21 WIB bersama seorang dokter.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang