Respons Reza Arap Dituding Memanfaatkan Momen Berduka dan Kematian Lula Lahfah

Lula Lahfah dan Reza Arap
Lula Lahfah dan Reza Arap

 YouTuber sekaligus musisi Reza Arap akhirnya angkat bicara menanggapi tudingan warganet yang menilai dirinya memanfaatkan momen duka atas kepergian sang kekasih, Lula Lahfah. 

Tuduhan tersebut mencuat di media sosial dan menyebut Arap menjadikan kematian Lula sebagai sarana meraih simpati publik maupun keuntungan pribadi. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu komentar yang ramai diperbincangkan datang dari akun X @itsurboihyl. Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan tudingan miring terhadap Reza Arap.

“Ada influencer yang menggunakan pacarnya yang (sudah) meninggal untuk komoditi. Yet, you all tersentuh, bukannya merasa something fishy,” tulis akun @itsurboihyl di platform X dikutip Jumat 6 Februari 2026.

Menanggapi tudingan tersebut, Reza Arap tidak membantah bahwa dirinya memiliki banyak materi yang berpotensi menarik perhatian publik apabila ingin dimanfaatkan. 

Ia mengakui, terdapat banyak sumber daya berupa kenangan pribadi bersama almarhumah yang secara teoritis dapat digunakan untuk membangun empati dan meningkatkan interaksi di media sosial. 

Namun, Arap menegaskan dirinya memilih untuk tidak menempuh jalan tersebut.

“Banyak sekali memori, foto, dan video yang bisa saya upload untuk mendapatkan angka alias engagement. Belum lagi meladeni wartawan dari hari-H sampai sekarang. Tapi semua itu tidak saya lakukan. Cobain jadi saya Mas. Sehari saja,” tulisnya.

Lebih lanjut, Reza Arap menekankan bahwa proses move on yang kerap disalahartikan publik bukan berarti menghapus atau melupakan seluruh kenangan bersama Lula Lahfah.

Hingga kini, ia mengaku masih belum sanggup membuka galeri ponsel maupun akun media sosial pribadinya karena dipenuhi dokumentasi kenangan bersama sang kekasih.

“Banyak sekali memori, foto, dan video yang bisa saya upload untuk mendapatkan angka alias engagement. Belum lagi meladeni wartawan dari hari-H sampai sekarang. Tapi semua itu tidak saya lakukan. Cobain jadi saya Mas. Sehari saja,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di kamar apartemennya yang berada di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada 23 Januari 2026. Kabar duka tersebut sempat memicu berbagai spekulasi di tengah publik, termasuk dugaan terkait penyebab kematiannya.

Pihak kepolisian sempat mengamankan 16 barang bukti dari lokasi kejadian, salah satunya berupa tabung whip pink. Polisi juga memastikan ditemukannya DNA almarhumah pada tabung tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, penyelidikan kasus kematian Lula Lahfah akhirnya dihentikan oleh Polres Metro Jakarta Selatan karena tidak dilakukan autopsi.

Lula Lahfah kemudian dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada 24 Januari 2026.