Daftar Nama Korban Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur, 14 Meninggal dan 84 Luka-luka

Evakuasi korban KRL ditabrak Kereta Api Jarak Jauh di Bekasi
Evakuasi korban KRL ditabrak Kereta Api Jarak Jauh di Bekasi

Peristiwa kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo di wilayah Stasiun Bekasi Timur pada Selasa, 28 April 2026, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat luas. Insiden tersebut menyebabkan belasan orang meninggal dunia serta puluhan lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan intensif di sejumlah rumah sakit.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan. Sementara itu, bagi korban luka, perusahaan memastikan seluruh proses penanganan medis dilakukan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan penumpang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, KAI mencatat sebanyak 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka. Para korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Berikut daftar nama korban sementara kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur:

Daftar Korban Meninggal Dunia

1. Nuryati, perempuan, 62 tahun

2. Enggar Retno K, perempuan, 35 tahun

3. Nurlaela, perempuan, 30 tahun

Evakuasi korban KRL ditabrak Kereta Api Jarak Jauh di Bekasi

Daftar Korban Luka-luka

1. Desvita, perempuan, 56 tahun

2. Ahmad Nur Syahril, laki-laki, 28 tahun

3. Subur Sagita, laki-laki, 51 tahun

4. Shovy Salsabila, perempuan, 24 tahun

5. Siti Maryam, perempuan, 37 tahun

6. Rivan Mandara, laki-laki, 32 tahun

7. Anggita R. Utami, perempuan, 36 tahun

8. Hari Septiansah, laki-laki, 27 tahun

9. Dwi Apriliana, perempuan, 30 tahun

10. Ratri Intan A, perempuan, 26 tahun

11. Andi Saputra, laki-laki, 30 tahun (sudah pulang)

12. Sansan Sarifah, perempuan, 29 tahun

13. Dinasti Kusuma W, perempuan, 24 tahun

14. Yuliana, perempuan, 30 tahun

15. Ira Indira Putri, perempuan, 28 tahun

16. Hari Septiyansyah, laki-laki, 30 tahun

17. R. Rustiati, perempuan, 55 tahun

18. Amalia Hasanah Ulfa, perempuan, 31 tahun

19. Vira Oktaviani Putri, perempuan, 27 tahun (dirujuk ke RS Mitra Plumbon)

20. Yuliana Nur Pratama, perempuan, 24 tahun (dirujuk ke RS Siloam)

21. Nuryati, perempuan, 41 tahun

22. Nuriah Indah Rahmati, perempuan, 21 tahun

23. Fitria Husni, perempuan, 26 tahun

24. Anggita, perempuan, 36 tahun

25. Leni Julianti, perempuan, 33 tahun

26. Purwanti, perempuan, 54 tahun

27. Yunita Endang, perempuan, 41 tahun

28. A. Regita, perempuan, 29 tahun

29. Subandi, laki-laki, 42 tahun

30. Muchlis, laki-laki, 30 tahun

31. Riki, laki-laki, 25 tahun

32. Alivia, perempuan, 25 tahun

33. Dewi Sagita, perempuan, 29 tahun

34. Stevani Sofia, perempuan, 22 tahun

35. Eri Rustiati, perempuan, 55 tahun

36. Ester Rajagukguk, perempuan, 27 tahun

37. M. Anwar, laki-laki, 30 tahun

38. Laili, laki-laki, 26 tahun

39. Rivan, laki-laki, 32 tahun

40. Ayunda R, perempuan, 24 tahun

41. Mustika Ayu Pujiana, perempuan, 43 tahun

42. Suryati, perempuan, 51 tahun

43. Evi, perempuan, 52 tahun

44. Shofie, perempuan, 24 tahun

45. Iie Suendi, laki-laki, 42 tahun

46. Dewi Suryani, perempuan, 35 tahun

47. Despita, perempuan, 48 tahun

48. Choirunnisa R, perempuan, 25 tahun

49. Rista Triana, perempuan, 35 tahun (sudah pulang)

50. Pamilang Rani Situmorang, perempuan, 32 tahun

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati karena terdapat korban yang membutuhkan penanganan khusus. Tim medis, Basarnas, KAI, serta pihak terkait disebut bekerja secara terkoordinasi di lapangan.

Seluruh korban luka saat ini ditangani di sejumlah fasilitas kesehatan seperti RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, hingga RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba juga kembali menyampaikan rasa duka cita dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, serta kepada seluruh pelanggan yang terdampak,” ujarnya sebagaimana dikutip dari siaran pers, Selasa, 28 April 2026.

”Fokus kami saat ini adalah memastikan setiap korban mendapatkan penanganan terbaik, keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan, dan seluruh proses berjalan dengan kehati-hatian serta koordinasi yang kuat,” ujar Anne.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KAI juga memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka serta biaya pemakaman korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan KAI. Selain itu, Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi juga telah disiapkan di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga korban memperoleh informasi terbaru.

KAI menyatakan proses penanganan masih terus berlangsung dan pembaruan data korban akan disampaikan secara berkala. Untuk sementara, Stasiun Bekasi Timur belum melayani naik turun penumpang, sementara perjalanan KRL hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi dengan pengaturan operasional terbatas.