Hadiri WEF 2026, Prabowo Diharap Bisa Gaet Banyak Investor ke RI
Presiden RI Prabowo Subianto diagendakan menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Kehadiran Prabowo diharapkan dapat menggaet banyak investor ke Indonesia.
Hal itu diharapkan oleh salah satu diaspora Indonesia di Swiss, Pardi. Dia mengaku sangat menanti-nantikan kehadiran kepala negara Indonesia di forum internasional bergengsi tersebut.
"Ya tentunya kan di dalam WEF ini ya, itu pertemuan internasional tentunya terjadi ya. Dan kami berharap bahwa Indonesia semakin membuka pintunya, semakin banyak orang tertarik ke Indonesia untuk berinvestasi dan kita bertambah aset untuk keluar ya," kata Padri kepada wartawan, Rabu, 21 Januari 2026.
"Jadi kita lebih berkembang secara internasional. Itu harapan kami sebagai diaspora," sambungnya.
Padri lantas bercerita dirinya sangat gembira Presiden Prabowo akhirnya datang ke WEF 2026. Dia bahkan rela menempuh jarak dua jam menggunakan mobil untuk bisa menyambut kedatangan Prabowo di Swiss.
"Saya sangat senang sekali ya. Saya sudah menantikan sebetulnya dari jam 12 siang tadi, tapi karena ada perubahan jadwal jadi kami harus sabar menanti sampai akhirnya kami tiba tadi jam 4 sore," tutur dia.
Dia meyakini, Indonesia akan bergerak ke arah yang lebih baik usai menghadiri forum bergengsi ini.
"Ya saya sangat senang sekali karena sudah lama ya tidak ada Presiden dari Indonesia yang datang ke sini. Tahun lalu sebetulnya ada rencana tapi dibatalkan dan alhamdulillah tahun ini terlaksana lancar ya. Dan saya sangat senang sekali ya," pungkas Padri.
Diberitakan sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto akan menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026. Di forum tersebut, Prabowo diagendakan menyampaikan pidato kunci.
Di laman resmi World Economic Forum, pidato khusus (special address) Presiden Prabowo dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00-14.30 waktu setempat (CET).
Dalam acara tersebut, Prabowo juga dijadwalkan berbagi panggung dengan Presiden dan CEO World Economic Forum Børge Brende.
"Di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1000 peserta," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Minggu, 18 Januari 2026.
Dalam acara tersebut, Prabowo akan menyampaikan paparan mengenai konsep ekonomi yang disebut dengan 'Prabowonomics'.
"Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan selama beliau sebelum menjadi presiden dan sejak menjadi presiden hingga sekarang," kata Seskab Teddy di Bandar Udara London Stansted, Inggris.
"Dan itu beliau sebut dengan 'Prabowonomics'," tutur Seskab Teddy.
Dalam forum tersebut, Prabowo juga akan membahas mengenai capaian-capaian yang telah diraih Pemerintah dalam satu tahun masa pemerintahan.