Lokasi Penemuan Black Box Pesawat ATR 42-500, Terjal di Kedalaman 150 Meter Jurang Bulusaraung

Setelah lima hari pencarian di medan ekstrem, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi black box serta Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat ATR 42-500 PK-THT yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Dua perangkat krusial untuk investigasi penerbangan tersebut tiba di Pos AJU SAR Gabungan, Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, pada Rabu (21/1/2026) sore, di bawah kawalan ketat personel TNI, Basarnas, dan relawan.
Ditemukan Utuh di Kedalaman Jurang 150 Meter
Black box dan CVR tersebut ditemukan masih menempel pada bagian ekor pesawat. Lokasinya berada di lereng terjal dengan kedalaman sekitar 150 meter dari puncak gunung yang memiliki ketinggian 1.353 mdpl tersebut.
Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Priyo Hadi, mengonfirmasi bahwa kondisi perangkat tersebut dalam keadaan baik saat ditemukan oleh tim di lapangan.
"Alhamdulillah pagi tadi tim sudah bisa ke lokasi dan mengecek secara langsung ekor pesawat tersebut. Di dalamnya masih ada dan posisinya (black box) tidak terlepas dari ekor pesawat. Bentuknya utuh," ujar Dody di Posko Utama SAR Gabungan, Rabu.
Dody menambahkan, identifikasi awal dilakukan melalui dokumentasi visual yang dikirimkan tim dari titik koordinat 04°55’48” Lintang Selatan – 119°44’52” Bujur Timur.
"Secara visual, video yang dikirimkan kita duga adalah black box. Memang kita juga sudah diedukasi oleh teman-teman KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) bentuknya seperti apa," lanjutnya.
Strategi "Obat Nyamuk" dan Ransum Tempur
Tim SAR gabungan temukan Black Box pesawat ATR 42-500 milik IAT, di Gunung Bulusaraung, Sulsel, Rabu (21/1/2026)
Keberhasilan evakuasi ini tidak lepas dari perubahan strategi operasi. Mengingat medan Gunung Bulusaraung yang sangat terjal dan cuaca yang kerap berubah, tim SAR mengubah metode pergerakan.Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, menjelaskan bahwa personel dibekali dengan ransum tempur agar bisa bertahan lama di titik pencarian tanpa harus turun-naik gunung setiap hari.
"Strategi kita dibagi per tim dan masing-masing melaksanakan teknik obat nyamuk (penyisiran melingkar). Namun ternyata tidak semudah yang dibayangkan karena medannya cukup terjal," kata Mayjen Bangun.
Untuk memaksimalkan pencarian di hari kelima, kekuatan personel ditingkatkan dua kali lipat. Sebanyak 16 tim dikerahkan, dengan rincian 8 tim bertugas menginap di ketinggian dan 8 tim lainnya memberikan dukungan dari bawah.
"Tujuannya kami bekali (ransum) agar mereka bisa bertahan 2 sampai 4 hari di atas gunung, sehingga ini mengefisienkan waktu. Karena untuk naik ke Pos 9 saja itu sudah memakan waktu sehari," ungkap Pangdam.
Harapan bagi Evakuasi Korban
Pesawat ATR 42-500 PK-THT sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak Sabtu (17/1/2026) saat terbang di wilayah Maros. Pesawat tersebut mengangkut 10 orang, yang terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang.
Hingga saat ini, baru dua korban yang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (satu laki-laki dan satu perempuan).
Dengan ditemukannya kotak hitam ini, Pangdam berharap fokus tim selanjutnya adalah menemukan korban lainnya yang masih dinyatakan hilang.
"Mudah-mudahan kita bisa mendapat kabar baik untuk korban selanjutnya, karena itu tujuan kita setelah black box ditemukan," tegasnya.
Apresiasi untuk Kemanusiaan
Kedatangan tim pembawa black box disambut haru dengan tepuk tangan dan pelukan dari rekan sesama pencari di Desa Tompobulu.
Mayjen TNI Bangun Nawoko pun memberikan penghormatan langsung kepada para prajurit dan relawan yang terlibat.
"Kalian adalah orang-orang hebat. Kalian berjuang untuk kemanusiaan. Kalian adalah bukti bahwa negara hadir untuk rakyat. Saya hormat, saya bangga, saya setia. Terima kasih," ucapnya lirih namun tegas.
Sesuai prosedur, black box dan CVR ini selanjutnya akan diserahkan kepada pihak KNKT untuk dilakukan pengunduhan data guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan pesawat tersebut.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Black Box Ditemukan Utuh di Jurang 150 Meter, Menempel di Ekor Pesawat ATR 42-500
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang