Jejak Karier Thomas Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Masuk Bursa Deputi Gubernur BI

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Thomas Djiwandono (dok: Kemenkeu)
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Thomas Djiwandono (dok: Kemenkeu)

 Isu pergantian pejabat di lingkungan Bank Indonesia (BI) kembali menarik perhatian publik. Perubahan pada jajaran pimpinan bank sentral kerap dipantau pelaku pasar karena dinilai berpotensi memengaruhi kebijakan moneter serta persepsi stabilitas ekonomi nasional.

Berkaitan dengan isu ini, nama Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono disebut-sebut sebagai salah satu kandidat untuk mengisi posisi Deputi Gubernur BI yang ditinggalkan Juda Agung. Pada saat yang sama, beredar pula informasi bahwa Juda Agung disebut bakal mengisi jabatan Wakil Menteri Keuangan yang saat ini diemban Thomas. 

Pergeseran ini memunculkan kembali perhatian terhadap latar belakang dan rekam jejak Thomas Djiwandono. Ia dikenal memiliki pengalaman di berbagai bidang, mulai dari media, keuangan, bisnis, hingga politik. 

Berikut jejak karier Thomas Djiwandono, sebagaimana dirangkum pada Rabu, 21 Januari 2026.

Jejak Karier Thomas Djiwandono

Thomas Djiwandono Dipanggil Prabowo di Kartanegara

Thomas M. Djiwandono, yang akrab disapa Tommy, lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati. Lingkungan keluarga Thomas memiliki keterkaitan erat dengan dunia ekonomi dan kebijakan publik.

Ayahnya, Soedradjad Djiwandono, merupakan mantan Gubernur Bank Indonesia yang saat ini berkiprah sebagai pengajar di Nanyang Technological University, Singapura. 

Sementara ibunya, Biantiningsih Miderawati atau Bianti, adalah kakak kandung Prabowo Subianto, pendiri Partai Gerindra. Dari garis keluarga besar, Thomas juga merupakan cicit R.M. Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank BNI 46. Dalam kehidupan pribadi, Thomas telah menikah dan dikaruniai tiga orang anak.

Dari sisi pendidikan, Thomas menempuh pendidikan menengah di SMP Kanisius, Menteng, Jakarta. Ia kemudian melanjutkan studi ke luar negeri dengan mengambil bidang sejarah di Haverford College, Pennsylvania, Amerika Serikat. 

Pendidikan pascasarjananya ditempuh di Johns Hopkins University School of Advanced International Studies, Washington, Amerika Serikat, dengan fokus pada International Relations and International Economics.

Karier profesional Thomas dimulai di bidang jurnalistik. Pada 1993, ia tercatat sebagai wartawan magang di Majalah Tempo, kemudian melanjutkan aktivitas jurnalistiknya di Indonesia Business Weekly pada 1994. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman awal mengenai isu ekonomi dan bisnis dari sudut pandang media.

Setelah itu, Thomas beralih ke sektor keuangan. Ia pernah bekerja sebagai analis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong. Pengalaman ini memperluas wawasannya mengenai pasar keuangan internasional dan dinamika investasi global.

Pada 2006, Thomas bergabung dengan Arsari Group setelah diminta membantu oleh pamannya, Hashim Djojohadikusumo. Di perusahaan yang bergerak di bidang agrobisnis tersebut, ia menjabat sebagai Deputy CEO Arsari Group dan terlibat dalam pengelolaan serta pengembangan bisnis perusahaan.

Di bidang politik, Thomas Djiwandono aktif di Partai Gerindra. Ia sempat mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif di Provinsi Kalimantan Barat. Saat ini, Thomas menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra dan bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan partai.

Peran Thomas dalam pengelolaan keuangan partai menjadi perhatian publik, terutama pada Pilpres 2014 saat Partai Gerindra mengusung pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Dalam periode tersebut, ia terlibat dalam pengaturan kebutuhan logistik dan administrasi keuangan Koalisi Merah Putih.

Saat ini, keponakan Presiden Prabowo Subianto itu menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, dan bekerja bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan sebelumnya, Sri Mulyani. Rekam jejak tersebut melengkapi perjalanan karier Thomas Djiwandono yang kini kembali menjadi perhatian seiring isu pergantian jabatan di BI.