Haaland Bawa Pemain Keturunan Indonesia Tanggup Jawab Usai Manchester City Dihajar Klub Norwegia
Erling Haaland secara terbuka mengakui tanggung jawab atas kekalahan Manchester City saat takluk 1-3 dari Bodo/Glimt pada laga Liga Champions di Aspmyra Stadion, Norwegia, Selasa malam waktu setempat.
Striker asal Norwegia itu bahkan menyebut dirinya bersama tiga pemain senior City sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas hasil buruk tersebut. City yang datang dengan status favorit justru kesulitan sejak awal pertandingan.
Tuan rumah Bodo/Glimt tampil agresif dan unggul cepat lewat dua gol Kasper Hogh dalam 25 menit pertama. Situasi semakin sulit bagi tim asuhan Pep Guardiola setelah Jens Petter Hauge mencetak gol ketiga untuk Bodo/Glimt.
Manchester City sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Rayan Cherki. Namun harapan bangkit langsung pupus setelah Rodri diganjar kartu merah, yang memastikan City harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain.
Usai pertandingan, Haaland tak menutupi kekecewaannya. Ia menilai kekalahan tersebut sebagai hasil yang memalukan bagi tim sekelas Manchester City.
“Saya mengambil tanggung jawab penuh bersama Rodri, Gigio (Gianluigi Donnarumma), dan Tijjani (Reijnders). Kami pemain-pemain berpengalaman,” kata Haaland kepada TNT Sports.
“Saya tidak ingin menyalahkan siapa pun, tapi kami harus mengambil tanggung jawab lebih besar. Ini tidak cukup bagus. Kami Manchester City, kami tidak bisa terbiasa kalah,” lanjutnya.
Haaland juga menyinggung kegagalannya mencetak gol dalam laga tersebut. Padahal, penyerang berusia 25 tahun itu tengah menjalani musim yang produktif dengan torehan 26 gol dan empat assist dari 31 penampilan di semua kompetisi.
Namun, performanya belakangan disorot setelah hanya mencetak satu gol dalam delapan pertandingan terakhir, yakni lewat titik penalti saat menghadapi Brighton.
“Saya tidak punya jawaban. Saya bertanggung jawab karena tidak bisa mencetak gol. Saya hanya bisa meminta maaf kepada semua pendukung Manchester City, termasuk yang datang langsung ke stadion. Pada akhirnya, ini memalukan,” ujar Haaland.
Kekalahan ini datang di tengah jadwal padat yang dijalani City. Sebelumnya, Guardiola sempat menyebut Haaland dalam kondisi kelelahan jelang kekalahan 0-2 dari Manchester United di Liga Inggris.