Top 5+ Cara Mengatasi Rambut Rusak akibat Proses Pewarnaan

5 Cara Mengatasi Rambut Rusak akibat Proses Pewarnaan, 1. Hentikan sementara paparan bahan kimia berulang, 2. Gunakan produk perbaikan struktur rambut (bond repair), 3. Rutin menggunakan kondisioner dan masker intensif, 4. Minimalkan penggunaan alat styling panas, 5. Lakukan pemotongan ujung rambut secara berkala

Proses pewarnaan rambut, terutama yang melibatkan oksidator seperti hidrogen peroksida dan amonia, dapat berdampak pada kesehatan rambut. 

Paparan bahan kimia tersebut dapat merusak kutikula rambut, meningkatkan porositas, serta menurunkan kekuatan batang rambut.

Menurut Dermatolog dr. Arini Widodo, SM, SpDVE, kerusakan ini membuat rambut menjadi lebih rapuh, mudah patah, kering, dan sulit diatur jika tidak ditangani dengan perawatan yang tepat.

“Proses coloring menyebabkan kerusakan pada kutikula rambut, meningkatkan porositas, serta menurunkan kekuatan batang rambut,” jelas dr. Arini kepada Kompas.com, Rabu (11/2/2026).

Berikut beberapa cara perawatan yang direkomendasikan dokter untuk mengatasi kerusakan rambut akibat coloring.

5 Cara Mengatasi Kerusakan Rambut Setelah Coloring

1. Hentikan sementara paparan bahan kimia berulang

Saat rambut rusak setelah menjalani proses coloring, langkah awal yang perlu dilakukan adalah menghentikan sementara proses kimia tambahan pada rambut.

Memberi jeda waktu membantu rambut memulihkan kondisinya secara bertahap sebelum kembali terpapar bahan kimia.

“Menghentikan sementara paparan kimia berulang, seperti recoloring terlalu sering atau bleaching ulang, penting untuk mencegah kerusakan semakin berat,” saran dr. Arini.

2. Gunakan produk perbaikan struktur rambut (bond repair)

Kerusakan rambut akibat coloring tidak hanya terjadi di permukaan, tetapi juga pada struktur ikatan di dalam batang rambut. Karenai itu, perawatan yang bekerja dari dalam dinilai lebih efektif untuk membantu memperbaiki kondisi rambut.

“Produk bond repair bekerja pada ikatan disulfida rambut yang rusak akibat proses kimia,” jelas dr. Arini.

Produk perbaikan struktur rambut atau bond repair dirancang untuk memperkuat kembali ikatan rambut yang rusak akibat proses kimia sehingga rambut tidak hanya tampak lebih halus, tetapi juga lebih kuat.

3. Rutin menggunakan kondisioner dan masker intensif

Menurut dr. Arini, rambut yang diwarnai cenderung kehilangan kelembapan alaminya sehingga terasa lebih kering dan kusam. 

Penggunaan kondisioner dan masker rambut secara rutin menjadi langkah penting untuk membantu mengembalikan kelembapan tersebut.

Selain membuat rambut terasa lebih lembut dan mudah diatur, perawatan ini juga membantu menutup kembali kutikula rambut yang terbuka akibat proses coloring.

“Kondisioner dan masker intensif membantu mengembalikan kelembapan rambut serta menutup kembali kutikula yang terbuka,” ujar d. Arini.

4. Minimalkan penggunaan alat styling panas

Penggunaan alat styling panas seperti catokan, curling iron, atau hair dryer bersuhu tinggi dapat memperparah kondisi rambut yang sudah melemah akibat coloring. 

Panas berlebih diketahui dapat mempercepat kerusakan protein rambut. Oleh sebab itu, dr. Arini menyarankan untuk mengurangi penggunaan heat styling atau disertai dengan produk pelindung panas untuk mengurangi risiko kerusakan lanjutan.

5. Lakukan pemotongan ujung rambut secara berkala

Pemotongan ujung rambut secara berkala juga disarankan untuk mencegah kerusakan menjalar ke bagian rambut yang masih sehat.  Rambut bercabang yang dibiarkan dapat membuat kerusakan semakin meluas.

Selain membantu menjaga kesehatan rambut, trim rutin juga membuat rambut terlihat lebih rapi dan segar.

Treatment yang Dianjurkan sebelum Coloring

Sebelum mewarnai rambut, seseorang juga bisa melakukan treatment terlebih dahulu untuk meminimalkan risiko kerusakan. 

Adapun dr. Arini menyarankan beberapa treatment, seperti bond building treatment sebelum coloring untuk memperkuat struktur rambut, deep conditioning atau hair mask intensif guna menjaga kelembapan, serta scalp treatment ringan bila terdapat ketombe atau tanda peradangan. 

Selain itu, assessment oleh profesional juga dianjurkan untuk menentukan teknik coloring yang paling aman sesuai kondisi rambut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang