Polisi Segera Tetapkan Tersangka Insiden Kapal Tenggelam Tewaskan Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya
Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra menjelaskan, penyidik Satreskrim dan Satpolairud Polres Manggarai Barat telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam insiden kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam yang menyebabkan hilangnya pelatih Valencia dan tiga anaknya.
Proses penyidikan kini memasuki tahap kesimpulan atas tindak pidana kelalaian dalam kecelakaan kapal yang merenggut empat korban jiwa tersebut.
Selain keterangan saksi, penyidik juga telah mengantongi alat bukti. Alat bukti tersebut akan dianalisis secara menyeluruh sebelum dilakukan penetapan tersangka.
“Proses ini dilakukan secara profesional dan objektif. Penetapan tersangka akan dilakukan setelah penyidik memiliki alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum,” tegas Henry, Sabtu 3 Januari 2026.
Pecahan badan kapal bawa 4 WNA Spanyol tenggelam di Labuan Bajo
“Penyidikan difokuskan pada dugaan kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia. Penyidik telah mengumpulkan keterangan saksi serta dokumen pendukung sebagai bagian dari alat bukti,” tambahnya.
Menurutnya, para saksi yang diperiksa mencakup awak kapal serta pihak yang terlibat langsung dalam operasional pelayaran dan pelayanan wisata.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara rinci tanggung jawab masing-masing pihak selama pelayaran, termasuk aspek pengendalian kapal, kondisi mesin, hingga prosedur keselamatan saat keadaan darurat.
Lebih lanjut, Polda NTT melalui Polres Manggarai Barat juga melakukan penyitaan dokumen kapal dan menyiapkan bahan gelar perkara sebagai tahapan penting dalam proses penyidikan.
Kabid Humas Polda NTT menegaskan bahwa penegakan hukum ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi korban serta keluarga, sekaligus menjadi langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang di kawasan wisata bahari.
“Keselamatan pelayaran adalah hal utama. Kami berharap proses hukum ini menjadi pembelajaran bersama bagi seluruh pelaku usaha wisata laut agar selalu mengutamakan aspek keselamatan di atas segalanya,” ujar Henry.
Polda NTT memastikan akan menyampaikan perkembangan penyidikan secara terbuka dan transparan kepada publik sesuai dengan tahapan hukum yang berlaku.
Ayah dan Tiga Anaknya Jadi Korban
Martin Carreras Fernando bersama istrinya Mar Martinez Ortuno, dan empat anaknya; Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, Martines Ortuno Enrique Javier dan Ortuno Andrea tenggelam dalam perjalanan wisata bersama KM Putri Sakinah yang berlayar dari Pulau Kalong menuju Pulau Padar untuk menikmati trekking pagi hari berikutnya.
Saat memasuki Selat Padar, gelombang setinggi tiga meter menerjang KM Putri Sakinah. Mesin kapal mati total, dan dalam hitungan menit, KM Putri Sakinah tenggelam.
Ortuno Andrea dan putri bungsunya, Mar Martinez Ortuno, berhasil selamat dan dievakuasi bersama Kapten Lukman dan empat Awak Buah Kapal (ABK), serta seorang pemandu wisata bernama Valdus.
Satu jenazah yang ditemukan telah diidentifikasi secara Antemortem. Jenazah perempuan dengan usia remaja tersebut diduga adalah putri pelatih sepak bola wanita Valencia Spanyol, Martines Carreras Fernando. Namun, Martin Carreras Fernando dan dua anaknya dinyatakan hilang hingga saat ini.
Laporan Jo Kenaru/tvOne NTT