Prabowo Pamer MBG Sudah Jangkau 55 Juta Penerima Manfaat: Brasil Butuh 11 Tahun!
Presiden RI Prabowo Subianto memamerkan capaian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kata dia, program MBG sudah menjangkau 55 juta penerima manfaat sampai awal tahun 2026 ini.
Hal itu disampaikan Prabowo melalui taklimatnya saat membuka acara retret menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026.
"Hari ini adalah 6 Januari 2026 dan kita sudah mencapai, hari ini dilaporkan kepada saya 55 juta penerima manfaat (MBG), 55 juta. 55 juta anak-anak Indonesia menerima makanan tiap hari dan termasuk ibu-ibu hamil," kata Prabowo.
Prabowo menyebut capaian tersebut merupakan sesuatu yang membanggakan. Dia mencontohkan Brasil yang butuh waktu 11 tahun agar program makan bergizi gratisnya bisa menjangkau puluhan juta penerima.
"Karena negara-negara yang kita ketahui contoh Brasil, Presiden Brasil menyampaikan kepada saya, mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima manfaat," ucap Prabowo.
"Kita 1 tahun mencapai 55 juta penerima manfaat. Ini sesuatu yang membanggakan," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto menggelar retret untuk menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026.
Retret ini digelar sebagai sebuah forum evaluasi sekaligus pengarahan terhadap kinerja pemerintah selama satu tahun ke belakang.
"Melakukan evaluasi terhadap seluruh program, kinerja pemerintah selama satu tahun masa kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo dan Mas Wapres Gibran Rakabuming Raka," kata Prasetyo kepada wartawan.
Prasetyo menjelaskan, sejak awal dilantik sebagai Presiden, Prabowo berkomitmen mengadakan retret menteri dan wakil menteri secara rutin.
Adapun retret pertama digelar pada 25-27 Oktober 2024 di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah kurang dari seminggu setelah Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjabat.
"Jadi pada hari ini, Selasa, 6 Januari 2026 Bapak Presiden mengundang seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk mengikuti pengarahan dari beliau yang diberi judulnya retret," tutur dia.