Prabowo Tak Masalah PDIP di Luar Pemerintahan, Asal Mau Kerjasama

Presiden RI Prabowo Subianto di acara perayaan Natal nasional 2025
Presiden RI Prabowo Subianto di acara perayaan Natal nasional 2025

Presiden RI Prabowo Subianto mengaku tidak masalah dengan sikap yang diambil PDI Perjuangan (PDIP) untuk tetap berada di luar pemerintahan. 

Prabowo menjelaskan, makna sesungguhnya dari persatuan bukan berarti semua pihak bergabung ke dalam pemerintahan. Berada di luar pemerintahan boleh saja asalkan tetap bekerja sama.

"Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDIP boleh di luar, boleh. Tetapi kerja sama," kata Prabowo dalam pidatonya saat menghadiri perayaan Natal nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 5 Januari 2026.

Prabowo bahkan mencontohkan sikapnya yang mendukung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meskipun dia merupakan kader PDIP.

Lebih lanjut, Prabowo juga bicara soal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia menyebut program MBG berjalan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Aceh dan Sumatera Barat yang mana Prabowo harus menelan kekalahan saat Pilpres 2024. 

Pada Pilpres 2024 lalu, Prabowo kalah di dua provinsi yakni Sumatera Barat dan Aceh. Suara Prabowo di Sumatera Barat dan Aceh dikalahkan oleh pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

"Apakah MBG enggak sampai Sumatera Barat? Kan aku kalah di Sumatera Barat, berarti MBG jangan ke Sumatera Barat? Nggak ada igi. Apa saya larang MBG ke Aceh? Aku kalah juga di Aceh. Tidak, karena sekarang saya bukan milik satu partai, saya sekarang milik seluruh bangsa Indonesia," pungkas Prabowo.