Tanggal 27 Desember Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya

Tanggal 27 Desember, Tanggal 27 Desember Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya

 Tanggal 27 Desember 2025 jatuh pada hari Sabtu. Tanggal ini tidak hanya berada di penghujung tahun, tetapi juga menyimpan sejumlah peristiwa dan peringatan penting, baik dalam konteks sejarah nasional Indonesia maupun dalam skala global.

Salah satu yang paling bermakna adalah peringatan Hari Diserahkannya Kedaulatan Indonesia oleh Belanda.

Selain itu, dunia juga memperingati Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional yang relevan dengan pengalaman kolektif umat manusia menghadapi pandemi.

Melalui penjelasan berikut, masyarakat dapat memahami makna historis dan reflektif dari berbagai peringatan yang jatuh pada 27 Desember.

Bagaimana sejarah penyerahan kedaulatan Indonesia oleh Belanda?

Tanggal 27 Desember memiliki arti penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Pada tanggal inilah, 75 tahun yang lalu, Indonesia secara resmi memperoleh kedaulatan dari Belanda.

Meski Proklamasi Kemerdekaan telah dikumandangkan pada 17 Agustus 1945, pengakuan kedaulatan Indonesia secara penuh dari Belanda baru terwujud empat tahun kemudian.

Setelah kemerdekaan, Indonesia masih menghadapi berbagai konflik dan agresi militer dari Belanda yang berupaya kembali menancapkan kekuasaan kolonialnya.

Situasi ini mendorong perlunya penyelesaian melalui jalur diplomasi internasional. Indonesia dan Belanda kemudian sepakat menggelar perundingan yang dikenal dengan Konferensi Meja Bundar (KMB).

KMB dilaksanakan di Den Haag, Belanda, pada 23 Agustus hingga 2 November 1949. Dalam perundingan tersebut, Indonesia mengirimkan delegasi yang dipimpin oleh Mohammad Hatta.

Perundingan ini menjadi tonggak penting karena mempertemukan kepentingan Indonesia, Belanda, dan pihak internasional dalam mencari solusi atas konflik berkepanjangan.

Salah satu hasil utama dari Konferensi Meja Bundar adalah kesepakatan penyerahan kedaulatan Indonesia oleh Belanda.

Kesepakatan ini ditandatangani pada 2 November 1949 dan kemudian direalisasikan melalui upacara penyerahan kedaulatan pada 27 Desember 1949.

Tanggal 27 Desember, Tanggal 27 Desember Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya

Penandatanganan hasil Konferensi Meja Bundar di Den Haag Belanda

Mengapa penyerahan kedaulatan 27 Desember 1949 menjadi tonggak penting?

Penyerahan kedaulatan Indonesia pada 27 Desember 1949 menandai berakhirnya kekuasaan kolonial Belanda secara resmi di Indonesia.

Peristiwa ini sekaligus menjadi penutup dari rangkaian agresi militer dan konflik bersenjata yang terjadi sejak 1945.

Penyerahan kedaulatan dilakukan di dua tempat, yakni di Amsterdam, Belanda, dan di Jakarta. Di Amsterdam, Ratu Juliana menandatangani naskah penyerahan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat.

Sementara di Jakarta, upacara serupa dilaksanakan sebagai simbol pengakuan resmi Belanda terhadap kedaulatan Indonesia.

Dengan penyerahan kedaulatan tersebut, Indonesia diakui sebagai negara yang berdaulat penuh dalam pergaulan internasional.

Hal ini membuka jalan bagi Indonesia untuk menjalin hubungan diplomatik dengan berbagai negara dan aktif dalam organisasi internasional.

Apa itu Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional?

Tanggal 27 Desember, Tanggal 27 Desember Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya

Petugas kamar mayat ber-hazmat memulasara warga isoman yang akan dirujuk meninggal di ambulans saat perjalanan ke RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, Selasa (24/8/2021).

Selain peringatan sejarah nasional, tanggal 27 Desember juga diperingati sebagai Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional.

Peringatan ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan pertama kali diperingati pada 27 Desember 2020.

Latar belakang peringatan ini tidak terlepas dari pengalaman dunia menghadapi pandemi Covid-19 yang mulai menyebar sejak akhir 2019.

Wabah tersebut menimbulkan krisis kesehatan global, menyebabkan jutaan korban jiwa, serta melumpuhkan sistem kesehatan dan perekonomian di berbagai negara.

Pada masa awal pandemi, banyak rumah sakit di seluruh dunia kewalahan karena lonjakan pasien.

Keterbatasan tempat tidur, ventilator, serta alat pelindung diri menjadi masalah serius. Di tengah kepanikan, sempat terjadi fenomena panic buying terhadap masker dan hand sanitizer.

Melansir National Today, setelah berbulan-bulan mempelajari pandemi ini, sejumlah pakar kesehatan meyakini bahwa dampak besar Covid-19 dapat ditekan apabila dunia memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik.

Kesadaran inilah yang kemudian mendorong PBB menetapkan Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional.

Kedua peringatan tersebut menjadi momentum refleksi, baik dalam konteks sejarah bangsa maupun kesadaran global, untuk membangun masa depan yang lebih tangguh dan berdaulat.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang