Tanggal 5 Mei Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya

Tanggal 5 Mei Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya

Tanggal 5 Mei 2026 jatuh pada hari Selasa dan diperingati sebagai sejumlah momentum penting, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Mulai dari penguatan peran masyarakat desa hingga kesadaran kesehatan global, tanggal ini menjadi refleksi berbagai isu strategis yang menyentuh kehidupan masyarakat luas.

Apa itu Hari Lembaga Sosial Desa?

Salah satu peringatan nasional yang jatuh pada 5 Mei adalah Hari Lembaga Sosial Desa. Peringatan ini ditetapkan melalui aturan pemerintah daerah yang merujuk pada Pasal 18 dan Pasal 18B Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Lembaga sosial desa merupakan wadah yang memiliki tugas dan fungsi tertentu dalam mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat desa.

Kehadiran lembaga ini menjadi bagian penting dalam sistem pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat.

Beberapa contoh lembaga sosial desa antara lain:

  • Koperasi Unit Desa (KUD)
  • Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)
  • Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa
  • Karang Taruna.

Peran utama lembaga-lembaga tersebut adalah memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan desa.

Apa itu Hari Asma Sedunia?

Selain itu, 5 Mei juga diperingati sebagai Hari Asma Sedunia atau World Asthma Day. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global mengenai penyakit asma.

Asma merupakan penyakit kronis yang menyerang saluran pernapasan. Meski tidak dapat disembuhkan, kondisi ini dapat dikendalikan melalui pengobatan dan pencegahan.

Gejala umum asma meliputi:

  • Sesak napas
  • Batuk
  • Dada terasa tertekan.

Episode asma atau eksaserbasi adalah kondisi ketika gejala memburuk secara signifikan. Oleh karena itu, edukasi dan pengelolaan yang tepat menjadi kunci dalam mengurangi risiko serangan.

Mengapa Hari Bidan Internasional juga diperingati?

Tanggal 5 Mei juga menjadi momentum penting bagi tenaga kesehatan, yakni Hari Bidan Internasional atau International Day of the Midwife.

Peringatan ini secara resmi disahkan pada tahun 1992 oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), setelah sebelumnya diusulkan dalam Kongres Bidan Internasional pada tahun 1987.

Hari ini bertujuan untuk menghormati peran penting bidan dalam pelayanan kesehatan, khususnya dalam proses kehamilan dan persalinan.

Organisasi International Confederation of Midwives (ICM) menjadi pengelola utama peringatan ini dan telah mendukung kerja bidan di lebih dari 120 negara.

Melalui peringatan ini, diharapkan masyarakat dapat semakin sadar akan peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang