Tanggal 10 Desember Memperingati Hari Apa? Ini Peringatan Penting dan Sejarahnya
Tanggal 10 Desember 2025 jatuh pada hari Rabu dan diperingati sebagai Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia.
Selain itu, terdapat pula sejumlah perayaan lain yang berlangsung pada tanggal yang sama. Sejumlah peringatan ini mengingatkan masyarakat bahwa isu-isu tentang martabat, kesetaraan, dan perlindungan makhluk hidup terus berkembang dan menjadi perhatian global.
Mengapa 10 Desember Diperingati sebagai Hari HAM Sedunia?
Hari HAM Sedunia atau Human Rights Day diperingati setiap tahun untuk menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hak-hak dasar setiap individu.
Hak asasi manusia dinilai mampu mendorong perdamaian serta stabilitas global dengan menetapkan nilai dan prinsip universal yang wajib dihormati setiap negara.
Peringatan ini memiliki sejarah panjang, terutama sejak tragedi kemanusiaan besar pada Perang Dunia II (1939–1945) yang menewaskan jutaan jiwa.
Kesadaran terhadap pentingnya HAM meningkat setelah perang berakhir. Pada tahun 1947, anggota Komisi Umum PBB merumuskan draft awal Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM).
Kemudian, pada 10 Desember 1948, DUHAM secara resmi diadopsi oleh Majelis Umum PBB. Sejak saat itu, hak asasi manusia semakin diakui, diperjuangkan, dan dijamin di berbagai belahan dunia.
Mengapa Ada Peringatan Hari Hak Asasi Hewan pada 10 Desember?
Selain memperingati HAM bagi manusia, tanggal 10 Desember juga diperingati sebagai Hari Hak Asasi Hewan Internasional.
Peringatan ini berangkat dari kesadaran bahwa hewan adalah makhluk hidup yang membutuhkan perlindungan meskipun tidak dapat berkomunikasi seperti manusia.
Banyak kasus kekerasan terhadap hewan terjadi akibat tindakan manusia yang mengejar keuntungan pribadi, seperti penyiksaan, eksploitasi, hingga pembunuhan hewan secara tidak manusiawi. Hal inilah yang mendorong berbagai organisasi untuk memperjuangkan hak-hak hewan.
Setelah DUHAM diadopsi pada tahun 1948, sejumlah organisasi dan individu di seluruh dunia mulai menuntut agar prinsip-prinsip tersebut diperluas untuk mencakup perlindungan terhadap hewan.
Pada tahun 1998, organisasi perlindungan hewan Uncaged mengeluarkan pernyataan resmi tentang hak-hak hewan.
Uncaged kemudian menciptakan Hari Hak-Hak Hewan Internasional untuk menyoroti segala bentuk kekerasan terhadap hewan.
Peringatan pada 10 Desember bukan hanya sekadar tanggal dalam kalender, tetapi merupakan momentum reflektif untuk menegaskan komitmen terhadap perlindungan martabat seluruh makhluk hidup.
Peringatan ini mengajak masyarakat memahami sejarah panjang perlindungan hak asasi, menolak segala bentuk diskriminasi, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, termasuk hewan.
Dengan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Hari HAM Sedunia dan Hari Hak Asasi Hewan, masyarakat dapat lebih peka terhadap isu ketidakadilan, pelanggaran hak, hingga tindakan kekerasan yang masih terjadi di sekitar kita.
Ini menjadi pengingat bahwa penegakan HAM dan perlindungan hewan bukan hanya tanggung jawab negara, tetapi juga setiap individu.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang