Tanggal 15 Mei Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
Tanggal 15 Mei 2026 jatuh pada hari Jumat dan diperingati sebagai Hari Keluarga Internasional.
Hari Keluarga Internasional pertama kali diproklamasikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1993 melalui resolusi A/RES/47/237.
Penetapan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian dunia terhadap kondisi dan dinamika keluarga di tengah perubahan sosial global.
Perhatian terhadap isu keluarga sebenarnya telah dimulai sejak dekade 1980-an. Pada tahun 1983, melalui rekomendasi Dewan Ekonomi dan Sosial, Komisi Pembangunan Sosial meminta Sekretaris Jenderal PBB untuk meningkatkan kesadaran global mengenai kebutuhan serta persoalan yang dihadapi keluarga.
Upaya tersebut kemudian diperkuat melalui resolusi 44/82 yang disahkan pada 9 Desember 1989. Dalam resolusi tersebut, Majelis Umum PBB memproklamasikan Tahun Internasional Keluarga sebagai bagian dari strategi memperkuat peran keluarga di tengah perubahan sosial yang semakin kompleks.
PBB menilai bahwa hubungan dalam keluarga memiliki keterkaitan erat dengan komunitas internasional secara luas. Oleh karena itu, peringatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk mengkampanyekan kesadaran akan pentingnya menjaga hubungan keluarga.
Dilansir dari PBB, tema Hari Keluarga Internasional tahun 2026 adalah “Families, Inequalities and Child Wellbeing”.
Tema ini menyoroti dampak kesenjangan sosial terhadap kehidupan keluarga, terutama dalam kaitannya dengan kesejahteraan anak.
Kesenjangan sosial yang dimaksud mencakup berbagai aspek, seperti perbedaan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, hingga peluang ekonomi. Kondisi ini dinilai memiliki pengaruh langsung terhadap tumbuh kembang anak dalam keluarga.
Apa peringatan lain pada tanggal 15 Mei?
Selain Hari Keluarga Internasional, tanggal 15 Mei juga memiliki makna penting di tingkat lokal, khususnya di Indonesia. Tanggal ini merupakan hari jadi Kabupaten Sleman yang berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 1998, tanggal 15 Mei 1916 ditetapkan sebagai hari lahir Kabupaten Sleman.
Penetapan ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperingati perjalanan panjang pembangunan wilayah tersebut.
Kabupaten Sleman dikenal sebagai salah satu daerah yang berkembang pesat, baik dari segi pendidikan maupun ekonomi.
Wilayah ini sering dijuluki sebagai kabupaten pelajar karena menjadi lokasi berbagai universitas, institut, dan sekolah tinggi.
Selain itu, Sleman juga terkenal sebagai daerah penghasil salak pondoh yang menjadi salah satu komoditas unggulan.
Keberagaman potensi ini menjadikan Sleman sebagai wilayah yang memiliki daya tarik tersendiri, baik bagi masyarakat lokal maupun pendatang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang