Tanggal 20 Desember Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
Tanggal 20 Desember 2025 jatuh pada hari Sabtu dan diperingati melalui sejumlah momentum penting, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Salah satu peringatan utama pada tanggal ini adalah Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).
Selain itu, dunia internasional juga memperingati Hari Solidaritas Kemanusiaan Internasional. Kedua peringatan tersebut memiliki benang merah yang sama, yakni menegaskan pentingnya solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Apa Itu Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional?
Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional diperingati setiap tanggal 20 Desember. Peringatan ini memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan upaya membangun kesejahteraan sosial di Indonesia.
Melansir situs resmi Kementerian Sosial, gagasan peringatan hari sosial pertama kali diinisiasi oleh Menteri Sosial H. Moeljadi Djojomartono pada 20 Desember 1958.
Dalam perkembangannya, peringatan tersebut mengalami beberapa perubahan nama. Pada 20 Desember 1976, Menteri Sosial HMS Mintaredja mengubahnya menjadi Hari Kebaktian Sosial.
Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 20 Desember 1983, Menteri Sosial Nani Soedarsono menetapkan nama Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, yang terus digunakan hingga saat ini.
HKSN bertujuan untuk mengenang dan mengapresiasi perjuangan berbagai elemen bangsa dalam membangun kesejahteraan sosial.
Istilah kesetiakawanan dipilih karena mencerminkan rasa persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian antarsesama, khususnya terhadap kelompok rentan di masyarakat.
Apa Itu Hari Solidaritas Kemanusiaan Internasional?
Selain peringatan nasional, tanggal 20 Desember juga ditetapkan sebagai Hari Solidaritas Kemanusiaan Internasional.
Peringatan ini merupakan hari internasional yang disahkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2005 melalui resolusi Majelis Umum PBB Nomor 60/209.
Melansir situs resmi PBB, peringatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi global pada abad ke-21, di mana masih banyak masyarakat yang menderita dan belum mendapatkan bantuan yang layak, meskipun dunia mengalami kemajuan pesat.
Kesenjangan sosial dan ekonomi yang semakin lebar mendorong perlunya penguatan solidaritas antarbangsa.
Dalam konteks globalisasi, Hari Solidaritas Kemanusiaan Internasional menjadi seruan agar negara-negara di dunia saling bekerja sama dalam menghadapi tantangan kemanusiaan, seperti kemiskinan, konflik, bencana, dan ketidakadilan sosial.
Dengan menjadikan 20 Desember sebagai hari refleksi, diharapkan masyarakat semakin menyadari bahwa kemajuan bangsa dan dunia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kuatnya rasa solidaritas dan kepedulian sosial.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang