Tanggal 25 April Memperingati Hari Apa? Ini Deretan Momen Penting dan Sejarahnya

Hari Otonomi Daerah, Tanggal 25 April Memperingati Hari Apa? Ini Deretan Momen Penting dan Sejarahnya

 Tanggal 25 April 2026 jatuh pada hari Sabtu dan diperingati sebagai sejumlah momen penting baik di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu peringatan utama pada tanggal ini adalah Hari Otonomi Daerah, yang memiliki makna strategis dalam perjalanan pemerintahan di Indonesia.

Selain itu, terdapat pula peringatan global seperti Hari Delegasi Internasional dan Hari Malaria Sedunia.

Apa itu Hari Otonomi Daerah?

Setiap tanggal 25 April diperingati sebagai Hari Otonomi Daerah. Penetapan ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1996, yang bertujuan untuk memasyarakatkan serta memperkuat pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia.

Otonomi daerah sendiri merupakan konsep pemberian kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan serta kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Sejarah otonomi daerah di Indonesia telah dimulai sejak masa kolonial Belanda. Dalam buku "Otonomi Daerah dalam Negara Kesatuan" (2002) karya Syaukani dan kawan-kawan, disebutkan bahwa konsep ini mulai muncul saat Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan aturan administrasi yang dikenal sebagai Reglement op het Beleid der Regering van Nederlandsch Indie.

Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1903 ketika pemerintah kolonial Belanda menerbitkan Decentralisatiewet yang memberikan kewenangan kepada daerah.

Kemudian pada tahun 1922, muncul pembagian wilayah administratif seperti:

  • Provincie (provinsi)
  • Regentschap (kabupaten)
  • Stadsgemeente (kota)
  • Groepmeneenschap (kelompok masyarakat).

Konsep ini menjadi dasar perkembangan sistem pemerintahan daerah yang kemudian diterapkan dan disempurnakan dalam sistem pemerintahan Indonesia modern.

Apa makna Hari Delegasi Internasional?

Selain Hari Otonomi Daerah, tanggal 25 April juga diperingati sebagai Hari Delegasi Internasional. Peringatan ini ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2 April 2019.

Hari ini menjadi momentum untuk menghargai peran delegasi dari berbagai negara dalam menjalin kerja sama internasional.

Delegasi biasanya mewakili negara dalam forum global, terutama ketika pejabat tingkat tinggi tidak dapat hadir.

Sejarahnya berkaitan dengan penandatanganan Piagam PBB pada 26 Juni 1945 oleh 50 negara di San Francisco. Saat ini, PBB memiliki ratusan negara anggota yang bekerja sama berdasarkan prinsip dan tujuan yang tertuang dalam piagam tersebut.

Mengapa Hari Malaria Sedunia diperingati?

Tanggal 25 April juga diperingati sebagai Hari Malaria Sedunia yang diselenggarakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit malaria.

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. Gejalanya meliputi demam dan menggigil yang muncul beberapa hari setelah infeksi.

Meskipun sering dianggap sebagai penyakit ringan, malaria dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik, termasuk kerusakan organ dalam tubuh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang