Toyota Recall 29 Model di Indonesia, Simak Daftarnya
Sebanyak 28 model mobil produksi Toyota di Indonesia terdampak recall. Ini juga mencakup deretan mobil dari sub merek mereka yakni Lexus.
PT Toyota Astra Motor (TAM) mengumumkan bahwa beberapa komponen perlu pengecekan seperti meter kombinasi, pemanas elektrik kabin serta ECU Parking Assist.
Toyota berkomitmen untuk memberikan perhatian bagi seluruh jenis kendaraan yang sudah dipasarkan di Indonesia. Recall menjadi salah satu wujud komitmennya.
“Saat ini, kami menemukan ada beberapa komponen kendaraan pada model Toyota dan Lexus tahun produksi tertentu yang membutuhkan pengecekan dan penggantian jika dibutuhkan,” kata Henry Tanoto, Vice President Director PT TAM dalam siaran resminya, dikutip Sabtu (20/12).

Oleh karena itu konsumen diimbau untuk melakukan pengecekan melalui laman resmi, menghubungi call center atau langsung mendatangi bengkel resmi terdekat.
Secara total, ada 28 model kendaraan dari Toyota berpotensi mengalami masalah.10 di antaranya terkait dengan meter kombinasi.
Disebutkan ada pemrograman belum optimal pada komponen tersebut, sehingga data yang tidak diperlukan berpotensi ditulis berulang kali ke perangkat memori dan menyebabkan beban berlebih.
Lalu monitor bisa tidak menyala ketika kondisi mesin dihidupkan, membuat pengemudi berkendara tanpa informasi apapun dari panel instrumen. Berikut daftar kendaraan terdampak.
- Toyota Alphard tahun produksi Februari 2023 – Mei 2025
- Toyota Vellfire tahun produksi Maret 2023 – Mei 2025
- Toyota Camry tahun produksi Mei 2024
- Toyota Corolla Altis tahun produksi Juni 2023 – September 2024
- Toyota Corolla Cross tahun produksi September 2023 – Januari 2024
- Toyota GR Corolla tahun produksi Juni 2023 – September 2024
- Toyota GR Yaris tahun produksi Maret 2024
- Toyota RAV4 tahun produksi Januari - September 2023
- Lexus LBX tahun produksi September 2023 – Oktober 2024
- Lexus LM tahun produksi April 2023 – April 2025
Selanjutnya, ada satu unit UX300e tahun produksi Agustus 2021 sampai September 2022. Potensi masalahnya adalah kemungkinan gangguan pada pemanas elektrik kabin.
“Karena daya tahan pemanas yang terbatas, terdapat kemungkinan pemanas listrik mengalami gangguan jika terpapar tekanan dalam jangka waktu lama, sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik,” tulis keterangan resmi Toyota.
Lalu 18 model lainnya perlu dilakukan pemeriksaan ECU Parking Assist, bagian dari Panoramic View Monitor (PVM) yang menampilkan gambar belakang kendaraan.

Software pada ECU dapat menyebabkan gambar terhenti sebentar saat pengemudi menggunakan gigi mundur, dalam waktu tertentu setelah mesin dinyalakan.
“Kondisi kedua, gambar belakang tidak muncul saat penghidupan berikutnya jika kunci kontak dihidupkan dan dimatikan dalam waktu tertentu. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko tabrakan ketika mobil mundur,” lanjut keterangan tersebut.
Berikut adalah 18 model dengan potensi gangguan kinerja ECU Parking Assist.
- Toyota Alphard tahun produksi Februari 2023 – Oktober 2025
- Toyota Vellfire tahun produksi Maret – November 2023
- Toyota bZ4X tahun produksi Maret 2022 – November 2023
- Toyota Camry tahun produksi Mei 2024 – Oktober 2025
- Toyota Land Cruiser 300 tahun produksi November 2024 – Juli 2025
- Toyota Prius tahun produksi Juni 2024
- Toyota RAV4 tahun produksi Januari - September 2023
- Toyota Mirai tahun produksi Agustus 2024
- Lexus ES tahun produksi September 2022 – Agustus 2025
- Lexus LC500 tahun produksi Mei 2023 – September 2024
- Lexus LM tahun produksi April 2023 – Agustus 2025
- Lexus LS500 tahun produksi Desember 2022 – Juli 2025
- Lexus LX tahun produksi November 2024 – Juli 2025
- Lexus LX600 tahun produksi Januari 2022 – November 2024
- Lexus NX tahun produksi November 2021 – Mei 2025
- Lexus RX tahun produksi April 2022 – Mei 2025
- Lexus RZ tahun produksi Desember 2022 – November 2023
- Lexus UX tahun produksi Februari 2024