Rincian Jumlah Korban Banjir di Sumatera Utara 6 Januari 2026, Tapanuli Paling Terdampak
Sampai dengan Selasa (6/1/2026) malam, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir di Provinsi Sumatera Utara 371 jiwa.
Tapanuli Tengah menjadi kabupaten dengan jumlah korban meninggal terbanyak, yakni 128 jiwa. Disusul Tapanuli Selatan (93 jiwa) dan Kota Sibolga (55 jiwa).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mencatat ada 42 orang yang hilang dan masih dalam proses pencarian.
Informasi ini diumumkan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, melalui konferensi pers di kanal YouTube BNPB, Selasa (6/1) pukul 17.00 WIB.
Berikut rincian jumlah korban meninggal banjir di Provinsi Sumatera Utara berdasarkan kabupaten terdampak (data BNPB Selasa):
- Tapanuli Tengah: 128
- Tapanuli Selatan: 93
- Kota Sibolga: 55
- Tapanuli Utara: 36
- Deli Serdang: 17
- Langkat: 14
- Kota Medan: 12
- Humbang Hasundutan: 10
- Pakpak Bharat: 2
- Nias: 2
- Nias Selatan: 1
- Kota Padang Sidempuan: 1.
Sementara itu, tidak ada data korban jiwa di Kabupaten Serdang Bedagai dan Mandailing Natal.
Jumlah korban hilang di Sumatera Utara 42 orang
Untuk data korban hilang di Sumatera Utara, BNPB mencatat masih ada 42 orang yang masih belum ditemukan.
- Tapanuli Tengah: 35
- Tapanuli Selatan: 4
- Tapanuli Utara: 2
- Humbang Hasundutan: 1.
BNPB juga mencatat jumlah pengungsi di Sumatera Utara per malam hari ini berkurang. Saat ini ada 13.540 orang yang masih mengungsi.
Total, sampai dengan Selasa (6/1) hari ini, jumlah korban jiwa di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah 1.178 jiwa.
Kemudian, korban yang masih belum ditemukan berkurang menjadi 147 orang dan warga yang mengungsi masih mencapai 242.174 jiwa.
Demikian informasi update data korban akibat banjir dan longsor di Provinsi Sumatera Utara per Selasa (6/1/2026) malam.
Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini