Top 51+ Lokasi Rumah RISHA Disiapkan untuk Korban Banjir Sumatera, Prabowo Tegaskan Uang Ada

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebut ada 51 lokasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang disiapkan untuk relokasi warga terdampak banjir Sumatera.
Rumah untuk warga terdampak tersebut akan dibangun menggunakan metode Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA), yaitu menggunakan beton pracetak, sehingga cocok untuk kebutuhan pembangunan cepat.
Dilansir dari , Selasa, RISHA sudah lama dikembangkan dan digunakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Permukiman, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sebelum perubahan nomenklatur kabinet.
"Kami juga berkoordinasi dengan Semen Indonesia, langkah baik memberdayakan kemampuan kita sendiri," ucap Menteri PKP dalam Rapat Kabinet, dikutip dari siaran langsung Sekretariat Presiden, Senin (15/12/2025).
Lokasi rumah relokasi korban banjir Sumatera
Berikut lokasi pembangunan rumah baru untuk relokasi warga terdampak banjir Sumatera:
1. Aceh ada 30 lokasi, yaitu:
- Aceh Barat: 8
- Aceh Selatan: 3
- Aceh Tamiang: 8
- Aceh Utara: 2
- Bireuen: 1
- Nagan Raya: 1
- Pidie: 1
- Pidie Jaya: 1
- Langsa: 2
- Lhokseumawe: 2
- Kota Subulussalam: 1
2. Sumatera Utara ada 13 lokasi, yaitu:
- Sibolga: 2
- Tapanuli Utara: 2
- Tapanuli Tengah (Tapteng): 5
- Tapanuli Selatan (Tapsel): 4
3. Sumatera Barat ada 8 lokasi, yaitu:
- Kota Padang: 3
- Tanah Datar: 1
- Padang Panjang: 1
- Agam: 2
- Pesisir Selatan: 1
Menurut Maruarar Sirait, total ada 139.485 rumah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang rusak akibat banjir Sumatera.
"Total yang rusak ringan, rusak sedang, rusak berat, dan hanyut adalah 139.485 rumah, data per hari Minggu, 14 Desember 2025 jam 5 sore," katanya.
Di Aceh, ada sebanyak 38.553 rumah rusak ringan, 22.204 rusak sedang, 35.517 rusak berat, dan 4.295 rumah hanyut.
Sehingga total rumah terdampak banjir di Aceh ada 100.569 unit.
Kemudian di Sumatera Utara, sebanyak 19.936 rumah rusak ringan, 4.304 rusak sedang, 4.391 rusak berat, dan 1.135 rumah hanyut. Sehingga total rumah terdampak banjir di Sumatera Utara ada 29.766 unit.
Selanjutnya di Sumatera Barat, sebanyak 5.634 rumah rusak ringan, 1.174 rusak sedang, 1.577 rusak berat, dan 765 rumah hanyut.
Total rumah rusak imbas banjir di Sumatera ada 9.150 unit.
Prabowo: Uangnya ada
Dilansir dari , Selasa, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah memiliki anggaran untuk penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Anggaran tersebut berasal dari kebijakan efisiensi yang diterapkannya sejak awal tahun 2025.
"Sekarang saatnya kita bekerja sangat keras. Anggaran APBN sudah kita siapkan, dan saya katakan uangnya ada. Justru karena pemerintah yang saya pimpin melakukan penghematan ratusan triliun rupiah, saya diserang dan dimaki-maki, disebut bahwa efisiensi ini salah," ujar Prabowo dalam sidang kabinet paripurna, Senin (15/12/2025).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan, biaya pemulihan untuk daerah terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar mencapai Rp 51,82 triliun.
Perkiraan tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam rapat terbatas (ratas) bersama Prabowo dengan kementerian/lembaga di Lanud Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Minggu (7/12/2025).
Di Aceh, estimasi biaya pemulihan mencapai sekitar Rp 25,41 triliun, karena ada 37.546 rumah yang mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat.
Kerusakan juga terjadi pada berbagai fasilitas publik, seperti jembatan, jalan, tempat ibadah, sekolah, pondok pesantren, rumah sakit, juga sektor pertanian seperti lahan tanaman pangan, ternak, sawah, kebun, dan tambak.
Sedangkan di Sumatera Utara, pemerintah memerlukan anggaran sekitar Rp 12,8 triliun guna memperbaiki kerusakan yang terjadi.
Dan di Sumatera Barat, kebutuhan pemulihan diperkirakan mencapai Rp 13,52 triliun berdasarkan hitungan awal Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini