Deontay Wilder Buka Suara soal Tantangan Oleksandr Usyk

Deontay Wilder.
Deontay Wilder.

 Deontay Wilder akhirnya memecah kebisuan soal peluang duel panas melawan juara dunia kelas berat terpadu, Oleksandr Usyk, pada 2026 mendatang.

Usyk, peraih emas Olimpiade 2012, sudah menaklukkan nama-nama besar sejak era cruiserweight hingga heavyweight. Mulai dari Krzysztof Glowacki, Michael Hunter, Marco Huck, Mairis Briedis, Murat Gassiev, sampai Tony Bellew.

Pindah ke kelas berat, petinju asal Ukraina itu ‘membersihkan’ divisi dengan menumbangkan Anthony Joshua, Daniel Dubois, dan Tyson Fury—masing-masing dua kali.

Di usia 38 tahun, Usyk kini kehabisan lawan sepadan. Hanya sedikit nama yang dianggap layak, salah satunya Deontay Wilder. Ia pun terang-terangan menyebut Wilder sebagai target berikutnya. Dan kini, The Bronze Bomber menjawab.

Dalam video yang diposting Fight Hub di YouTube, Wilder akhirnya angkat suara. “Oh, man. Waktu dia bilang begitu, dalam hati saya sudah jawab ‘saya terima’. Tapi belum saya ucapkan secara publik,” ujar Wilder.

“Sekarang saya lihat ke kamera ini dan saya bilang: Usyk… terima kasih atas kesempatan ini — dan saya terima.”

Pernyataan itu langsung memanaskan rumor duel yang selama ini hanya berupa spekulasi.

Meski dikenal sebagai pemukul paling mengerikan dalam sejarah tinju—43 KO dari 44 kemenangan—Wilder kini berusia 40 tahun.

Rekornya di dekade ini pun tak sekuat sebelumnya, dengan dua kemenangan atas Robert Helenius (KO ronde pertama) dan Tyrrell Herndon (KO ronde ketujuh), di sela kekalahan dari Joseph Parker dan Zhilei Zhang.

Namun bagi Usyk, Wilder tetap menjadi “batu terakhir” yang belum ia koleksi. Duel ini sekaligus bisa menjadi pertarungan paling besar Usyk di Amerika Serikat, karena baru dua kali ia naik ring di negeri Paman Sam.

Jika duel terealisasi, itu akan menjadi laga ke-25 dalam karier Usyk. Ia juga sempat menyebut hanya punya beberapa pertarungan tersisa sebelum pensiun—termasuk peluang menghadapi rising star Moses Itauma, hingga duel besar lainnya sebelum masuk babak karier berbeda melawan Jake Paul di arena MMA.