Viral MBG Disebut Dihentikan Sampai Waktu Tak Ditentukan, BGN Buka Suara dan Tegaskan Faktanya
Jagat media sosial diramaikan oleh beredarnya sebuah gambar yang mengklaim Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Jumat, 5 Juni 2026. Dalam narasi yang tersebar luas tersebut disebutkan bahwa penghentian dilakukan akibat kendala teknis yang berkaitan dengan dana operasional dan akan berlangsung hingga waktu yang tidak ditentukan.
Informasi itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu beragam reaksi masyarakat. Tidak sedikit warganet yang mempertanyakan kelanjutan program unggulan pemerintah tersebut, terutama karena MBG telah berjalan di berbagai daerah dan menyasar banyak penerima manfaat.
Menanggapi kabar yang viral tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung memberikan klarifikasi resmi. BGN menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis adalah tidak benar atau hoaks.
Dalam pernyataan resminya, BGN memastikan bahwa gambar yang beredar bukan merupakan pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas dan belum terverifikasi.
“Informasi yang tercantum pada gambar tersebut adalah tidak benar (hoaks) dan bukan merupakan pengumuman resmi Badan Gizi Nasional,” tulis BGN dalam keterangan resminya.
BGN Pastikan Program MBG Tetap Berjalan
BGN menegaskan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia tetap berjalan sebagaimana mestinya. Tidak ada kebijakan penghentian layanan maupun penundaan program yang diberlakukan di lapangan.
Klarifikasi tersebut disampaikan untuk menjawab keresahan masyarakat yang muncul setelah beredarnya informasi mengenai dugaan kendala dana operasional yang disebut-sebut menjadi alasan penghentian program.
Menurut BGN, justru pada Jumat, 5 Juni 2026, dilakukan pencairan anggaran melalui mekanisme top up Dana Bantuan Pemerintah (Banper) untuk seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah tersebut dilakukan guna memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan lancar di berbagai daerah.
Dengan adanya pencairan anggaran tersebut, BGN menegaskan bahwa dukungan pembiayaan program tetap berlangsung sesuai mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.
Instruksi ke Jajaran Daerah
Menyusul beredarnya informasi yang tidak benar tersebut, BGN juga meminta seluruh jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan program untuk aktif menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat dan mitra pelaksana.
Arahan tersebut ditujukan kepada berbagai unsur pelaksana di daerah, antara lain:
- Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG)
- Kepala Regional
- Koordinator Wilayah
- Koordinator Kecamatan
- Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Mereka diminta memberikan penjelasan yang akurat kepada yayasan maupun mitra yang terlibat dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis agar tidak terjadi kesalahpahaman akibat informasi yang beredar di media sosial.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh pihak memperoleh informasi yang valid dan bersumber langsung dari lembaga yang berwenang.
Tidak Ada Kendala Pencairan Anggaran
Dalam keterangannya, BGN juga menepis isu yang menyebut adanya hambatan pencairan dana yang menyebabkan program tidak dapat berjalan.
Lembaga tersebut memastikan bahwa proses pencairan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku. Hingga saat ini, BGN menyatakan tidak terdapat kendala yang menghambat pelaksanaan program di lapangan.
“BGN memastikan bahwa proses pencairan anggaran Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Hingga saat ini, tidak terdapat kendala yang menghambat pelaksanaan program di lapangan,” tulis BGN.
Pernyataan tersebut sekaligus membantah narasi yang berkembang di media sosial mengenai adanya masalah dana operasional yang disebut menjadi penyebab penghentian sementara program.
Masyarakat Diminta Cek Informasi dari Kanal Resmi
Selain memberikan klarifikasi, BGN juga mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat diminta untuk selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarluaskan sebuah informasi.
BGN mengimbau masyarakat untuk menjadikan kanal resmi lembaga sebagai rujukan utama dalam memperoleh informasi terkait Program Makan Bergizi Gratis maupun kebijakan lainnya.
Masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya karena berpotensi menimbulkan kebingungan serta keresahan publik.
Sebelumnya, sebuah gambar yang beredar luas di media sosial mengklaim bahwa Program Makan Bergizi Gratis akan dihentikan sementara akibat persoalan dana operasional. Namun setelah dilakukan klarifikasi, BGN memastikan informasi tersebut merupakan hoaks dan seluruh layanan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan normal di berbagai daerah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.