Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Ditangkap KPK Sehari Setelah Hadiri Hari Anti Korupsi Sedunia

Lampung Tengah, Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, ott bupati lampung tengah, bupati lampung tengah ardito wijaya, OTT Lampung tengah, OTT KPK lampung tengah, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Ditangkap KPK Sehari Setelah Hadiri Hari Anti Korupsi Sedunia, Hadiri Hakordia 2025 Sebelum Terjaring OTT, Ditangkap KPK dan Dibawa ke Gedung Merah Putih, OTT Terkait Suap Proyek dan Pengesahan RAPBD, Ardito Wijaya. dari Dokter hingga Bupati Lampung Tengah, Baru 9 Bulan Menjabat Bupati Sebelum Ditangkap

Ironi menyelimuti Kabupaten Lampung Tengah. Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Ardito Wijaya ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya sehari setelah menghadiri peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025.

Ardito diketahui menghadiri Hakordia 2025 di Nuwo Balak, Kecamatan Gunungsugih, pada Selasa (9/12/2025).

Dalam acara itu, ia tampil dalam video resmi Pemkab Lampung Tengah, mengenakan pakaian dinas harian (PDH) cokelat dan peci hitam, sambil menyampaikan pesan antikorupsi kepada jajarannya.

Keesokan harinya, Rabu (10/12/2025), KPK melakukan OTT terhadap Ardito terkait dugaan suap proyek dan suap pengesahan RAPBD Lampung Tengah.

Hadiri Hakordia 2025 Sebelum Terjaring OTT

Dalam video yang diunggah akun Instagram Pemkab Lampung Tengah, Ardito terlihat memberikan sambutan, menyerahkan pin merah dan plakat kepada pegawai yang dinobatkan sebagai “pegawai antikorupsi”.

Ia turut menerbangkan burung merpati, sebagai simbol pembukaan acara Hari Antikorupsi Sedunia 2025 bersama pejabat Pemkab Lampung Tengah.

Dalam pidatonya, Ardito menekankan pentingnya kejujuran dalam pelayanan publik.

“Tentunya, sesuatu yang baik harus dimulai dengan keikhlasan dan kejujuran dalam bekerja. Sehingga, pelayanan akan terlaksana secara maksimal,” ujar Ardito, Selasa (9/12/2025).

Hanya berselang beberapa jam setelah peringatan Hakordia itu, dirinya menjadi target operasi senyap KPK.

Ditangkap KPK dan Dibawa ke Gedung Merah Putih

Lampung Tengah, Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, ott bupati lampung tengah, bupati lampung tengah ardito wijaya, OTT Lampung tengah, OTT KPK lampung tengah, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Ditangkap KPK Sehari Setelah Hadiri Hari Anti Korupsi Sedunia, Hadiri Hakordia 2025 Sebelum Terjaring OTT, Ditangkap KPK dan Dibawa ke Gedung Merah Putih, OTT Terkait Suap Proyek dan Pengesahan RAPBD, Ardito Wijaya. dari Dokter hingga Bupati Lampung Tengah, Baru 9 Bulan Menjabat Bupati Sebelum Ditangkap

Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya tiba di Gedung Merah Putih, Jakarta, setelah ikut terjaring dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (10/12/2025).

Ardito kini ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Saat tiba di gedung KPK, ia mengenakan kemeja hitam, jaket, celana hitam, dan topi putih, serta membawa sebuah koper.

Kepada awak media, Ardito membantah kabar bahwa ia sempat kabur saat OTT berlangsung.

“Selama ini kabur ke mana?” tanya awak media.

“Di rumah saja,” jawab Ardito singkat.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisinya baik.

“Alhamdulillah sehat. Boleh numpang lewat,” ujarnya menuju ruang pemeriksaan.

OTT Terkait Suap Proyek dan Pengesahan RAPBD

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya penangkapan Bupati Lampung Tengah tersebut.

“Benar (Ardito ditangkap). (OTT terkait) suap proyek,” kata Fitroh.

KPK juga mengamankan sejumlah pihak lain, termasuk anggota DPRD Lampung Tengah, dalam operasi yang sama. Dugaan sementara, kasus tersebut berkaitan dengan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Lampung Tengah.

KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum Ardito dan pihak lain yang diamankan.

Hingga kini, KPK belum merinci proyek apa yang disuap, nominal suap, modus operandi, maupun potensi kerugian negara.

Ardito Wijaya. dari Dokter hingga Bupati Lampung Tengah

Ardito Wijaya lahir di Bandar Jaya, Lampung Tengah, pada 23 Januari 1980 (45 tahun). Ia merupakan dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti (2008) dan meraih magister Kesehatan Masyarakat dari Universitas Mitra Indonesia pada 2024.

Karier awalnya dimulai sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Seputih Surabaya (2010–2011) dan Puskesmas Rumbia (2011–2012).

Ia kemudian menjabat Kabid P2PL Dinas Kesehatan Lampung Tengah pada 2014–2016.

Ardito memasuki dunia politik melalui Pilkada 2020 dan terpilih sebagai Wakil Bupati Lampung Tengah mendampingi Musa Ahmad. Pasangan ini menang dengan 323.064 suara, mengungguli dua rival lainnya.

Baru 9 Bulan Menjabat Bupati Sebelum Ditangkap

Pada Pilkada 2024, Ardito kembali maju, kali ini sebagai Calon Bupati Lampung Tengah. Ia diusung PDI-P dan berpasangan dengan I Komang Koheri, setelah tidak mendapat rekomendasi dari PKB.

Komang akhirnya menang telak dengan 369.974 suara (63,71 persen), mengalahkan pasangan Musa Ahmad–Ahsan As’ad yang memperoleh 210.741 suara.

Ardito dilantik sebagai Bupati Lampung Tengah oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Namun, belum genap sembilan bulan menjabat, Ardito terjaring OTT KPK.

Penangkapan ini menjadi sorotan publik karena terjadi hanya sehari setelah Ardito meresmikan dan menghadiri acara Hari Anti Korupsi Sedunia 2025 di wilayahnya sendiri.

Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul dan Tribunnews.com dengan judul Bupati Lampung Tengah Ardito Hadiri Hari Anti Korupsi Sedunia sebelum Terjaring OTT KPK,

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang