Hari Bumi 22 April: Sejarah dan Tema Peringatan 2026

Hari Bumi, Tema Hari Bumi 2026, Hari Bumi 22 April: Sejarah dan Tema Peringatan 2026

Hari Bumi diperingati setiap tanggal 22 April di berbagai belahan dunia.

Peringatan ini menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup, mulai dari isu perubahan iklim hingga pelestarian sumber daya alam.

Sejarah Hari Bumi

Hari Bumi pertama kali diperingati pada 22 April 1970 di Amerika Serikat atas inisiatif seorang senator bernama Gaylord Nelson.

Ia terinspirasi oleh dampak buruk pencemaran lingkungan yang semakin parah pada akhir 1960-an, termasuk tumpahan minyak besar di Santa Barbara, California.

Nelson kemudian menggandeng aktivis muda, Denis Hayes, untuk mengorganisasi aksi nasional berupa demonstrasi dan edukasi lingkungan.

Hasilnya, sekitar 20 juta warga Amerika turun ke jalan, menjadikan aksi tersebut salah satu gerakan lingkungan terbesar dalam sejarah.

Kesuksesan tersebut mendorong lahirnya berbagai kebijakan lingkungan di AS, termasuk pembentukan United States Environmental Protection Agency (EPA) serta undang-undang penting seperti Clean Air Act dan Clean Water Act.

Perkembangan Menjadi Gerakan Global

Seiring waktu, Hari Bumi berkembang dari gerakan nasional menjadi kampanye global.

Pada tahun 1990, peringatan ini mulai melibatkan lebih dari 140 negara dan ratusan juta orang di seluruh dunia.

Kini, Hari Bumi dikoordinasikan oleh EarthDay.org, yang setiap tahun menetapkan tema khusus untuk mengangkat isu lingkungan tertentu.

Hari Bumi tidak hanya diisi dengan aksi demonstrasi, tetapi juga kegiatan edukatif seperti penanaman pohon, kampanye pengurangan plastik, hingga gerakan energi bersih.

Tema Hari Bumi 2026

Tema Hari Bumi 2026 ialah "Our Power, Our Planet", artinya "Kekuatan Kita, Planet Kita".

Tema ini menegaskan bahwa kemajuan lingkungan tidak bergantung pada satu pemerintahan atau kebijakan tertentu saja, melainkan pada aksi kolektif masyarakat di seluruh dunia dalam menjaga tempat sekitarnya.

Selain itu, tema ini juga menjadi seruan global agar masyarakat:

  • Terlibat aktif dalam aksi lingkungan di tingkat lokal
  • Mendorong kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan
  • Melindungi lingkungan tempat tinggal dan sumber daya alam.

Masyarakat di seluruh dunia juga diminta untuk mengambil tindakan selama Pekan Bumi guna mendukung udara bersih, air bersih, energi bersih, perlindungan sumber daya alam, dan stabilitas iklim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang