Top 28+ April Memperingati Hari Apa? Ini Peringatan Penting Nasional dan Internasional

Tanggal 28 April memperingati hari penting yang dirayakan baik di Indonesia maupun dunia.
Setidaknya ada dua momen utama yang diperingati pada tanggal ini, yakni Hari Puisi Nasional dan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia.
Keduanya memiliki makna mendalam, mulai dari apresiasi karya sastra hingga kepedulian terhadap keselamatan pekerja.
Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Hari Puisi Nasional
Dilansir dari laman Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kutai Kartanegara, setiap tanggal 28 April, masyarakat Indonesia memperingati Hari Puisi Nasional.
Peringatan ini menjadi momentum untuk menghargai puisi sebagai bentuk ekspresi kreatif, refleksi budaya, serta sarana komunikasi yang sarat makna.
Tanggal ini dipilih untuk mengenang wafatnya Chairil Anwar pada 28 April 1949. Ia merupakan salah satu penyair paling berpengaruh dalam sejarah sastra Indonesia.
Chairil Anwar dikenal melalui karya-karyanya yang penuh semangat kebebasan dan keberanian dalam berekspresi. Beberapa puisinya yang legendaris antara lain “Aku”, “Diponegoro”, dan “Karawang-Bekasi”.
Hingga kini, karya-karya tersebut masih sering dibaca, dipelajari, dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Hari Puisi Nasional juga menjadi ajang untuk meningkatkan minat baca dan menulis puisi, khususnya di kalangan generasi muda.
Selain itu, momen ini sering dimanfaatkan untuk menggelar berbagai kegiatan sastra seperti lomba puisi, pembacaan puisi, hingga diskusi literasi.
2. Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia
Selain Hari Puisi Nasional, 28 April juga diperingati sebagai Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia atau World Day for Safety and Health at Work.
Dilansir dari laman National Today, peringatan ini dicanangkan oleh International Labour Organization (ILO) atau Organisasi Buruh Internasional pada tahun 2003.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Hari ini menyoroti berbagai risiko yang dihadapi pekerja, mulai dari kecelakaan kerja, penyakit akibat pekerjaan, hingga potensi kematian di tempat kerja.
Secara global, angka kematian akibat kecelakaan kerja masih tergolong tinggi, sehingga perhatian terhadap isu ini menjadi sangat penting.
Melalui peringatan ini, berbagai pihak baik pemerintah, perusahaan, maupun pekerja, didorong untuk mengambil langkah nyata dalam mencegah kecelakaan kerja.
Upaya tersebut dapat berupa penerapan standar keselamatan, penggunaan alat pelindung diri, hingga edukasi tentang kesehatan kerja.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang