Diajak Taubat Nasuha? Begini Syarat dan Tata Caranya Agar Diterima Allah SWT

Ilustrasi ibadah solat
Ilustrasi ibadah solat

  Sebagai makhluk Tuhan yang banyak cela, manusia tidak luput dari khilaf. Tak jarang pula khilaf tersebut berbuah dosa yang menempel dalam diri kita sebagai hamba.

Maka dari itu, untuk menghapus dosa-dosa di masa lalu kita hendak bertaubat. Berbicara mengenai taubat, salah satu yang tengah ramai dibahas di masyarakat adalah taubat nasuha. 

Taubat nasuha bukan hanya sekadar tobat, melainkan merupakan tingkatan tertinggi tobat manusia atas dosa yang pernah dilakukan. Lantas seperti apa dan bagaimana tata cara taubat nasuha agar diterima Allah SWT? 

Melansir tayangan YouTube, pendakwah kenamaan Buya Yahya mengungkap ada beberapa syarat taubat nasuha. Pertama syarat taubat adalah meninggalkan pekerjaan yang pernah dilakukan kemudian setelah itu berjanji tidak mengulangi. 

Selain itu, perlu adanya penyesalan dalam hati atas dosa-dosa yang telah diperbuat sebelumnya. 

"Menumbuhkan penyesalan ini kan perlu renungan Anda harus menyesal kita harus menyesal dengan dosa-dosa. Maka segede apapun kalau kita sudah menyesal Allah akan mengampuni dulu pernah begini begini menyesal," kata Buya Yahya dikutip dari tayangan YouTube Buya Yahya Official.

Sementara itu, beliau juga mengungkap penyesalan yang dimaksudkan bukanlah semata-mata diucapkan dari mulut saja. Melainkan juga dari dalam hati sehingga membuat kita berpikir dua kali lagi untuk melakukan kejahatan 

"Anda tau menyesal? Nyesel itu bukan kalimat yang terucap, nyesal itu rasanya di hati ‘ah’. Misalnya Anda punya duit, mau belanja untuk lebaran. Duit satu-satunya jatuh tas bolong ‘Ya Allah hmm MasyaAllah’ nyesal begitu. Itu nyesal urusan duit bisa gantinya, nyesal neraka kita harus lebih dari itu. Maka menumbuh suburkan penyesalan itu adalah amalan yang luar biasa baik," jelas Buya Yahya.

Tata Cara Solat Taubat Nasuha

Tata cara sholat taubat nasuha sebanarnya sama seperti sholat sunnah lainnya. Sholat taubat nasuha dilakukan sebanyak dua rakaat dengan sekali salam. Boleh dilakukan dua rakaat, empat rakaat atau enam rakaat.

1. Membaca niat sholat taubat nasuha  

"Ushalli Sunnatat Taubata Rak’ataini Lillahi Ta’ala"

2. Takbiratul ihram

3. Membaca doa iftitah (sunnah)

4. Membaca suart Al-Fatiha

5. Membaca surat dari Alquran

6. Rukuk

7. I’tidal 

8. Sujud 

9. Duduk di antara dua sujud 

10. Sujud kedua 

11. Tasyahud akhir.

12. Salam.

13. Berdoa mohon ampunan.

Adapun doa yang dibaca selesai solat dilanjutkan dengan membaca istighfar sebanyak 100 kali. 

ASTAGHFIRULLAHAL LADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU WA ATUUBU ILAIHI.

Setelah itu baru membaca doa sholat taubat nasuha seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW

ALLAHUMMA ANTA ROBBII LAA ILAAHA ILLAA ANTA, KHOLAQTANII WA ANA ‘ABDUKA WA ANA ‘ALA ‘AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHO’TU. A’UDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHONA’TU, ABUU-U LAKA BINI’MATIKA ‘ALAYYA, WA ABUU-U BI DZANBII, FAGHFIRLII FAINNAHUUA LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLA ANTA

Artinya: " Ya Allah Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hambamu dan aku di atas ikatan janjimu dan akan menjalankannya dengan semampuku. Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakuimu atas nikmatmu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku padamu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”