Idul Adha Bukan Sekadar Ritual, Banyak Orang Baru Sadar Makna Sebenarnya
Hari Raya Idul Adha selalu menghadirkan suasana yang berbeda di tengah masyarakat Indonesia. Sejak pagi, gema takbir bersahut-sahutan dari masjid dan musala, disusul aktivitas warga yang mulai berkumpul untuk menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban. Momen ini bukan hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga ruang sosial yang mempertemukan banyak orang dalam semangat gotong-royong dan kepedulian.
Di berbagai daerah, tradisi kurban juga melibatkan banyak pihak yang bekerja di balik layar. Mulai dari panitia masjid, juru sembelih halal, hingga relawan yang membantu membungkus dan mendistribusikan daging kepada masyarakat. Mereka kerap menghabiskan waktu berjam-jam demi memastikan pembagian kurban berjalan lancar dan tepat sasaran. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Namun di tengah ramainya perayaan Idul Adha, perhatian sering kali hanya tertuju pada proses penyembelihan dan pembagian daging kurban semata. Padahal, ada banyak cerita tentang kebersamaan dan kepedulian yang lahir dari orang-orang yang terlibat langsung di dalamnya, termasuk anak-anak panti asuhan dan komunitas marjinal yang ikut merasakan hangatnya suasana hari raya.
Nilai kebersamaan itu pula yang diangkat dalam pelaksanaan program “McD Berbagi Kurban” tahun ini. Memasuki tahun ketiga, kegiatan tersebut hadir di 23 titik yang tersebar di 21 kota dan kabupaten di Indonesia, dengan penyaluran 25 ekor hewan kurban melalui masjid dan pesantren di berbagai wilayah.
Tidak hanya berfokus pada penerima daging kurban, kegiatan ini juga mencoba memberi perhatian kepada para panitia dan pekerja lapangan yang selama ini menjadi bagian penting dari perayaan Iduladha.
“Setiap tahun kita merayakan Idul Adha, tapi jarang yang merayakannya bersama orang-orang yang membuatnya bisa terjadi. Momen ini kembali mengingatkan kita pada nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat Indonesia. Selama 35 tahun tumbuh bersama Indonesia, kami belajar bahwa kehadiran yang bermakna dibangun melalui konsistensi dan kemauan untuk melihat lebih dalam. ”McD Berbagi Kurban” adalah wujud nyata dari semangat itu,” ujar Meta Rostiawati, Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia, dalam keterangannya, dikutip Sabtu 30 Mei 2026.
Sebanyak hampir 1.400 paket makanan dibagikan kepada panitia kurban dan juru sembelih halal sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka selama proses pelaksanaan Iduladha berlangsung.
“Di tengah proses persiapan dan distribusi daging kurban yang cukup panjang, perhatian sederhana seperti ini benar-benar berarti. Bagi kami panitia dan juru sembelih halal (JULEHA) yang bisa bekerja 8 hingga 12 jam selama Idul Adha, rasanya jadi lebih semangat karena diperhatikan dan didukung selama menjalankan amanah. Semoga kepedulian seperti ini terus hadir dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk saling mendukung,” ungkap Ustaz Baihaqi Zubaidin, Petugas Pelaksanaan Teknis Program Nazir Masjid Alun-Alun Bandung.
Selain itu, suasana kebersamaan Idul Adha juga dirasakan anak-anak dari panti asuhan dan komunitas marjinal. Sekitar 800 anak diajak mengikuti berbagai aktivitas sederhana yang menghadirkan pengalaman baru di tengah momen hari raya.
“Bagi anak-anak, kesempatan untuk mencoba pengalaman baru dan merasakan kehangatan di hari raya seperti ini adalah hal yang sangat berarti. Kami melihat sendiri bagaimana anak-anak begitu antusias sejak datang, bermain bersama, hingga mengikuti kitchen tour,” ujar Noviyaningsih, Pengurus Rumah Singgah Anugerah, Semarang.