Cuaca Buruk Hambat Bantuan Korban Banjir, Bobby Nasution: Fokus Daerah Terisolir

Banjir Tapanuli, Banjir Sumut, banjir sibolga, korban banjir sumut, Cuaca Buruk Hambat Bantuan Korban Banjir, Bobby Nasution: Fokus Daerah Terisolir

Upaya penyaluran bantuan untuk korban banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera Utara masih menghadapi hambatan.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan, bantuan diprioritaskan untuk kawasan yang masih terisolasi, terutama Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Menurut Bobby, pemerintah sudah menyiapkan jalur darat dan udara untuk mengirimkan bantuan. Namun, cuaca buruk menyebabkan proses distribusi tidak berjalan sesuai rencana.

“Dari kemarin fokusnya daerah terisolir dulu. Seperti Sibolga dan Tapteng. Tadi malam kita berupaya terus, baik (bantuan) dari darat kita sampaikan, melalui udara tadi pagi akan dilakukan pemetaan. Tapi cuaca gak mendukung, jadi belum bisa masuk (Tapteng dan Sibolga),” ujar Bobby di Medan, Kamis (27/11/2025).

Ia menambahkan, meski pengiriman bantuan dari jalur udara tertunda, pemerintah tetap berupaya agar bantuan dapat segera mencapai wilayah terdampak.

“Dalam waktu ke depan sesegera mungkin (dikirim),” jelasnya.

Korban Tewas Bertambah, Ratusan Warga Mengungsi

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun Polda Sumatera Utara, hingga Kamis siang tercatat:

  • 43 orang meninggal dunia
  • 88 orang masih hilang
  • 81 orang luka-luka
  • 1.168 warga mengungsi

Sementara dari data BPBD Sumut, total 15 kabupaten/kota terdampak banjir bandang, sungai meluap, tanah longsor, puting beliung hingga pohon tumbang. Wilayah tersebut antara lain Medan, Langkat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Mandailing Natal, hingga Nias dan Nias Selatan.

Imbauan Tetap Waspada

Bobby meminta masyarakat tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Ia menyebutkan, puncak musim hujan dan potensi bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara terjadi pada November.

“Saya sampaikan, satu bulan lalu kita sudah menginformasikan ke masyarakat, Sumut daerah yang berpotensi. BMKG menginformasikan akan bersiaga. Sebab puncak (bencana) bulan 11. Mudah-mudahan bulan 12 menurun. Jadi tetap waspada kepada masyarakat, cari tempat yang aman,” ucapnya.

Sementara itu, tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan relawan masih berjibaku melakukan evakuasi, pencarian korban hilang, serta pemulihan akses di daerah terdampak.

Artikel ini tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Bantuan Difokuskan ke Daerah Terisolir, Gubsu Bobby: Cuaca Buruk Hambat Pengiriman

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang