Bupati Karawang Turun Tangan Tangani Dugaan Perundungan Siswa SMPN 2 Rawamerta

bullying, perundungan, Bupati Karawang, Perundungan, Aep Syaepuloh, SMPN 2 Rawamerta, kasus dugaan perundungan di SMPN 2 Rawamerta, kasus dugaan perundungan siswa SMPN 2 Rawamerta, Bupati Karawang Turun Tangan Tangani Dugaan Perundungan Siswa SMPN 2 Rawamerta

Bupati Karawang Aep Syaepuloh langsung menangani kasus dugaan perundungan terhadap SL (14), siswa SMPN 2 Rawamerta, yang terjadi pada Jumat (21/11/2025).

Pemkab Karawang memastikan korban mendapatkan perawatan di RSUD Karawang setelah kondisi fisik dan psikologisnya terganggu pasca-insiden.

Aep mendatangi rumah korban dan menginstruksikan agar penanganan dilakukan cepat, termasuk pemeriksaan kesehatan menyeluruh.

Kasus ini mendorong pemerintah daerah memperketat pengawasan sekolah dan memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan.

Bupati Pastikan Korban Dirawat di RSUD Karawang

Aep bersama jajarannya mendatangi rumah SL untuk memastikan penanganan segera dilakukan.

"Aep dapat kabar, dan langsung ke rumahnya dan minta langsung dirawat di RSUD Karawang," kata Aep pada Senin (24/11/2025), seperti dilansir dari Wartakotalive.com.

Bupati Aep kemudian melanjutkan kunjungan ke RSUD Karawang sebagai bentuk kepedulian dan memastikan kondisi kesehatan fisik dan mental korban.

Ia menjelaskan SL masih kesulitan berkomunikasi, namun berdasarkan hasil rontgen, kondisi tulangnya dinyatakan normal.

Meski kondisi fisik dinyatakan baik, SL masih mengalami trauma dan memerlukan pendampingan lanjutan.

"Alhamdulillah dari sisi fisik ananda dalam kondisi baik. Namun secara psikologis masih ada trauma dan belum siap berkomunikasi. Setelah masa pemulihan, ananda SL akan diberikan pendampingan psikiater di RSUD Karawang,” ujar Bupati Aep.

Ia memastikan proses pemulihan korban menjadi prioritas pemerintah daerah.

Pemkab Panggil Kepala Sekolah dan Disdikpora

Bupati Aep menegaskan langkah serius akan diambil untuk menangani kasus tersebut.

Ia akan memanggil Kepala Sekolah dan Kepala Disdikpora Karawang untuk meminta keterangan sekaligus memastikan pengawasan dan pembinaan di sekolah berjalan lebih ketat.

"Peristiwa bullying atau perundungan seperti ini tidak boleh terulang kembali. Karawang harus menjadi Kabupaten Ramah Anak, tempat setiap anak merasa aman, dihargai, dan memiliki lingkungan belajar yang sehat,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Karawang juga memastikan akan mengawal proses penanganan kasus ini hingga tuntas serta memperkuat sistem perlindungan anak di seluruh satuan pendidikan.

Fokus Pemulihan Korban dan Koordinasi dengan Kepolisian

Aep menegaskan bahwa pemulihan kondisi SL menjadi prioritas utama.

"Yang penting hari ini supaya pulih dulu, sehat lagi, bisa ngomong. Mangkanya saya mau koordinasikan, ini sudah dilaporkan ke Polres Karawang, yang penting kan kita hadir tujuan kita agar SL kembali pulih lagi," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive.com dengan judul “Bupati Karawang Turun Tangan Tangani Kasus Bullying Siswa SMPN 2 Rawamerta”.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.