Prabowo Bertemu dengan CEO Sistema Grup, Bahas Kapal Listrik hingga Farmasi

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani

 Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov dan konglomerat asal Rusia sekaligus pemilik perusahaan Sistema Grup, yaitu Vladimir Yevtushenkov di Istana Negara pada Kamis, 20 November 2025.

CEO Danantara, Rosan Roeslani menjelaskan pemerintah sudah pernah melakukan pertemuan dengan Sistema Grup saat berada di St. Petersburg beberapa waktu lalu. 

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.

"Iya, tadi ini bertemu dengan Sistema Grup didampingi oleh Duta Besar Rusia. Sebetulnya ini kita pernah bertemu di St. Petersburg, CEO dan owner dari Sistema adalah salah satu perusahaan terbesar, konglomerasi terbesar di Rusia," kata Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Kamis, 20 November 2025.

Rosan mengatakan bahwa pertemuan yang dilakukan pada hari ini merupakan pertemuan lanjutan membahas terkait kerja sama antara Indonesia dengan Rusia beberapa waktu lalu di St. Petersburg.

"Melanjuti pertemuan yang di St. Petersburg pada bulan Juni atau Juli ya, kurang lebih. Dan setelah itu, kita bertemu untuk mem-follow up beberapa kerja sama," pungkasnya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah tengah menjajaki kerja sama di berbagai bidang dengan Rusia, salah satunya yaitu bidang kesehatan. Rosan menyebut Sistema Grup merupakan pengelola rumah sakit terbesar di Rusia.

"Kemudian mereka juga perusahaan paten dan obat terbesar di Rusia juga. Jadi, sudah bertemu untuk potensi kerja sama dengan Biofarma dan Kimia Farma, itu sudah bertemu di Bandung dan sekarang akan tindak lanjut seterusnya," kata dia.

Selain bidang farmasi, Indonesia juga akan bekerja sama dalam bidang perkapalan. Rosan mengatakan Sistema sebagi perusahaan galangan kapal terbesar akan membangun kapal listrik penumpang di Indonesia dengan kapasitas 100 orang untuk penyeberangan antarpulau.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani usai menyambut PM RRT Li Qiang di Jakarta, Sabtu 24 Mei 2025 (Foto: Cahyo - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani usai menyambut PM RRT Li Qiang di Jakarta, Sabtu 24 Mei 2025 (Foto: Cahyo - Biro Pers Sekretariat Presiden)

“Itu juga pembicaraannya sudah mulai berjalan juga dan rencananya mereka juga akan membuat manufakturingnya di sini. Akan dikerjasamakan juga, misalnya, dengan PT PAL dan yang lain-lain," kata dia.

Selain bidang farmasi dan kapal listrik, Rosan juga mengatakan akan ada kerja sama perhotelan dan pendidikan Bahasa Rusia di Indonesia.

Rosan berharap kerja sama dengan Sistema Group ini bisa menekan harga obat-obatan di Indonesia yang relatif masih tinggi dibandingkan dengan negara lainnya.