Cara Mengecek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu, Jangan Sampai Tertipu

Banyak produk kosmetik beredar dengan klaim aman dan berizin, namun tidak sedikit yang ternyata menggunakan nomor BPOM palsu, memalsukan label, atau menempelkan izin edar milik produk lain.
Untuk melindungi konsumen, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyediakan sistem pengecekan resmi yang dapat digunakan siapa pun untuk memastikan suatu kosmetik benar-benar memiliki izin edar yang sah.
Berikut panduan lengkap dan kredibel untuk mengecek keaslian BPOM kosmetik.
Cara cek BPOM kosmetik asli atau palsu.
Cara cek nomor BPOM kosmetik melalui situs resmi
Cara paling aman adalah dengan melakukan pengecekan langsung ke database BPOM melalui:
- Masuk ke laman https://cekbpom.pom.go.id.
- Setelah masuk, pilih bagian "Cari Produk".
- Lalu masukkan salah satu dari nomor izin edar (misalnya: NA1819xxxxxxx), nama produk, nama merk, dan nama komposisi.
- Hasil pencarian akan menampilkan tipe, Nomor Izin Edar (NIE), tanggal terbit, nama produk, nama merek, kemasan, dan nama pendaftar.
Jika data tidak muncul, tidak sesuai, atau mengarah ke produk lain, besar kemungkinan produsennya mencantumkan nomor BPOM palsu atau disalahgunakan.
Banyak kosmetik memakai nomor BPOM palsu. Begini cara mengecek BPOM kosmetik asli atau tidak, mulai dari situs resmi hingga aplikasi BPOM Mobile.
Cara cek nomor BPOM kosmetik melalui aplikasi mobile
BPOM menyediakan aplikasi resmi yang dapat diunduh di Google Play Store atau Apple App Store. Berikut cara mengecek nomor BPOM kosmetik melalui aplikasi mobile.
- Buka aplikasi, lalu pilih fitur Scan Produk.
- Kemudian, scan barcode untuk mengecek legalitas.
- Jika dalam kemasan produk tidak ada QR code, Anda dapat memilih fitur "Cek NIE".
- Setelah itu, masukkan nomor registrasi produk secara manual ke fitur "Cek NIE".
- Lalu, hasil pencarian akan menampilkan detail informasi mengenai produk yang Anda cari.
- Jika tidak terdaftar atau tidak terdapat informasi yang dihasilkan, maka produk kosmetik yang Anda cari belum memiliki izin edar atau ilegal.
Cermati kemasan kosmetik
BPOM juga mengingatkan bahwa produk legal harus memiliki kemasan yang memenuhi standar berikut:
- Informasi lengkap mencakup nama produk, komposisi, cara pakai
- Nama dan alamat perusahaan
- Nomor izin edar (NA/NB)
- Tanggal kedaluwarsa
- Tanggal produksi atau nomor batch
- nformasi dalam Bahasa Indonesia
Ciri produk yang patut dicurigai:
- Tulisan buram atau mudah terhapus
- Tidak ada alamat produsen
- Komposisi tidak lengkap
- Label tampak ditempel dan tidak rapi
- Nomor BPOM ditulis tanpa embos atau tidak konsisten
Teliti produk dengan klaim berlebihan
BPOM juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap produk kosmetik yang mengklaim:
- “Memutihkan seketika dalam 1 hari”
- “Glowing permanen”
- “Hasil instan tanpa efek samping”
- Produk seperti ini sering kali mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon dosis tinggi, steroid, rhodamin B, pewarna tekstil lain.
Kosmetik mengandung bahan berbahaya ini biasanya tidak mungkin memiliki izin BPOM.
Belanja produk di tempat resmi
Untuk menghindari produk palsu atau ilegal, BPOM merekomendasikan pembelian di:
- Apotek resmi
- Gerai kosmetik berizin
- Marketplace yang memiliki label verifikasi resmi
- Distributor resmi merek
Laporkan jika menemukan produk mencurigakan
Konsumen bisa melapor melalui: HALOBPOM 1500533, aplikasi BPOM Mobile, website aduan www.pom.go.id
Laporan dapat membantu BPOM menindak produk kosmetik ilegal dan melindungi masyarakat dari bahaya kesehatan.
Mengecek BPOM kosmetik sangat penting untuk memastikan produk yang digunakan aman, legal, dan bebas dari bahan berbahaya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.