Tips Membeli Sepatu Branded Second, Jangan Tertipu Produk Palsu
Sepatu branded second atau preloved kini makin diminati karena memungkinkan pembeli mendapatkan produk bermerek dengan harga yang lebih terjangkau.
Namun, membeli sepatu second juga memiliki risiko, salah satunya kemungkinan mendapatkan produk palsu atau KW sehingga calon pembeli perlu lebih teliti sebelum memutuskan membeli sepatu branded second.
Pemilik Uncharted, Vian Armando, mengatakan bahwa salah satu hal paling penting yang perlu diperhatikan saat membeli sepatu second adalah memastikan harga yang ditawarkan masih masuk akal.
“Yang pasti satu, cek harga sih. Kalau harganya sudah tidak masuk akal, ya tidak mungkin ori,” jelasnya saat ditemui dalam acara USS Yard Sale 2026 di Pondok Indah Mall 3, Jumat (13/3/2026).
Menurutnya, harga yang terlalu murah sering kali menjadi tanda bahwa produk tersebut patut dicurigai keasliannya.
Tips Membeli Sepatu Branded Second
1. Periksa harga pasaran sepatu
Vian menyarankan pembeli untuk terlebih dahulu mencari tahu harga pasaran sepatu yang ingin dibeli.
Jika harga yang ditawarkan terlalu jauh di bawah harga pasar, pembeli perlu berhati-hati karena kemungkinan besar produk tersebut bukan barang asli.
“Jangan sampai ketipu sama harga,” katanya.
Dengan mengetahui kisaran harga pasar, pembeli dapat lebih mudah menilai apakah harga yang ditawarkan masih wajar atau tidak.
2. Beli di toko atau reseller yang terpercaya
Selain harga, tempat membeli sepatu juga menjadi faktor penting untuk memastikan keaslian produk.
Vian menyarankan pembeli untuk membeli sepatu di official store, retailer resmi, atau reseller yang sudah memiliki reputasi baik.
“Kedua, itu harus beli di toko yang official store atau reseller yang sudah punya nama,” ujarnya.
Menurutnya, membeli di toko yang jelas juga memberikan rasa aman jika terjadi masalah setelah pembelian.
3. Jangan membeli dari penjual yang tidak jelas
Vian mengatakan pembeli sebaiknya menghindari membeli sepatu dari penjual yang tidak memiliki identitas atau toko yang jelas.
Misalnya penjual yang membuka lapak sementara tanpa informasi jelas mengenai toko atau identitas penjualnya.
“Jangan beli sembarang, misalnya di pameran di tengah mall yang tidak ada tokonya atau tidak jelas siapa penjualnya,” tuturnya.
Menurutnya, jika terjadi masalah pada produk, pembeli akan kesulitan mencari pihak yang bisa dimintai pertanggungjawaban.
4. Gunakan aplikasi pengecekan keaslian sepatu
Selain memeriksa harga dan penjual, pembeli juga dapat menggunakan aplikasi untuk membantu memeriksa keaslian sepatu.
Vian mengatakan saat ini sudah ada aplikasi yang dapat digunakan untuk mengecek apakah sepatu tersebut asli atau palsu.
“Di Indonesia sekarang sudah ada aplikasi namanya Checkervisor untuk mengecek original atau palsunya sepatu,” ujarnya.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengirimkan foto sepatu untuk diperiksa keasliannya.
Meski berbayar, Vian menyebut biayanya relatif terjangkau, yakni sekitar Rp 25.000 untuk satu sepatu.
Dengan langkah-langkah tersebut, pembeli dapat lebih berhati-hati saat membeli sepatu branded second sehingga dapat meminimalisasi risiko tertipu produk palsu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang