Momen Prabowo Naik KRL dari Stasiun Manggarai ke Tanah Abang

Presiden Prabowo Subianto naik KRL dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Tanah Abang
Presiden Prabowo Subianto naik KRL dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Tanah Abang

Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan stasiun Tanah Abang yang telah direvitalisasi, pada Selasa, 4 November 2025. Sebelum meresmikan, Prabowo sempat menaiki KRL dari Stasiun Manggarai menuju ke Stasiun Tanah Abang.

Berdasarkan siaran langsung Youtube Sekretariat Presiden, Prabowo memakai baju safari berwarna coklat didampingi oleh Menhub Dudy Purwagandhi, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya hingga Dirut KAI Bobby Rasyidin.

Kondisi KRL setelah tabrak truk di Tangerang.

Kepala Negara tiba di stasiun Manggarai pada pukul 10.50 WIB. Ia pun bergegas melakukan tap in di gate masuk. Prabowo sempat menyapa dan ngobrol dengan sejumlah warga di stasiun.

Kemudian, ia memasuki gerbong KRL bersama dengan Dirut KAI, Bobby Rasyidin. 

Sebagai informasi, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Stasiun Tanah Abang yang baru direvitalisasi, Selasa, 4 November 2025.

"Besok, rencana besok (hari ini). Jamnya belum tahu, nanti saya dikabari. Saya diminta persiapan saja," kata Bobby di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Bobby menjelaskan acara di Tanah Abang hanya akan berfokus pada peresmian stasiun. Adapun detail mengenai jalur perjalanan Presiden Prabowo menuju lokasi, apakah langsung dari Stasiun Tanah Abang atau melalui Stasiun Manggarai, masih dalam proses finalisasi.

Proyek penyegaran Stasiun Tanah Abang, Jakarta bertujuan mentransformasi stasiun tersebut menjadi pusat integrasi transportasi modern yang mampu melayani hingga 300.000 penumpang per hari.

"Stasiun Tanah Abang kini hadir sebagai stasiun hub-intermoda yang modern, aman, dan nyaman. Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari inovasi dan kolaborasi lintas kontraktor yang solid," kata Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo dalam keterangannya di Jakarta.

Proyek senilai lebih dari Rp309 miliar ini mencakup pembangunan gedung stasiun baru dengan luas bangunan 18.150 m2, revitalisasi jalur eksisting sepanjang 1.489 meter single track, serta penambahan dan pengembangan berbagai fasilitas penunjang.

Transformasi Stasiun Tanah Abang meliputi perluasan jalur dan peron. Jumlah jalur rel aktif bertambah dari empat menjadi enam trek.

Selain itu, jumlah peron bertambah dari dua menjadi empat peron, sehingga dapat meningkatkan kapasitas layanan penumpang yang sebelumnya hanya dapat menampung sejumlah 150.000 orang menjadi 300.000 orang per hari.

Gedung baru Stasiun Tanah Abang juga dirancang dengan konsep pelayanan publik yang humanis dan inklusif.

Kereta rel listrik (KRL) Commuter Line baru buatan CCRC Qingdao Sifang Tiongkok

Kereta rel listrik (KRL) Commuter Line baru buatan CCRC Qingdao Sifang Tiongkok

Adapun fasilitas yang disediakan meliputi area UMKM, ruang perkantoran, fasilitas toilet di setiap lantai (masing-masing dua toilet pria dan dua toilet wanita di sisi kiri dan kanan bangunan).

Toilet difabel, ruang menyusui, ruang lost and found, ruang fasilitas Kesehatan, dan tujuh unit lift serta 11 unit eskalator yang menunjang mobilitas vertikal penumpang.